Selasa, 7 April 2026

Pilwalkot Bandung

Nurul Arifin: Saya Dulu Hidup Susah

Nurul Arifin mengatakan bahwa ia pernah mengalami masa sulit dalam hidupnya.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Isal Mawardi
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Nurul Arifin di Prime Park Hotel, Jalan PHH Mustofa, Bandung, Kamis (14/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Memiliki predikat sebagai artis, Nurul Arifin, dikenal banyak orang melaui banyak film yang pernah dibintanginya.

Tetapi, Nurul Arifin mengatakan bahwa ia pernah mengalami masa sulit dalam hidupnya.

Cerita itu ia bagikan saat mengunjungi warga Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru, Bandung, Minggu (4/2/2018).

“Ibu-ibu kalau melihat saya sekarang, Nurul Arifin, mantan pemain film, artis tempo dulu. Padahal dulu saya hidup susah,” kata Nurul Arifin.

Ia menyeritakan dari awal ia menghabiskan masa kecil di Gang Sukamulya.

Nurul Arifin lahir di pada 18 Juli 1966, di Rumah Sakit Santo Yusuf, Cicadas, Bandung.

Calon Wali Kota Bandung, Nurul Arifin bersama pasangannya, Calon Wakil Wali Kota Bandung, Chairul Yaqin Hidayat (Rully), saat menghadiri Deklarasi Kampanye Damai di Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Kota Bandung, Kamis (15/2/2018).
Calon Wali Kota Bandung, Nurul Arifin bersama pasangannya, Calon Wakil Wali Kota Bandung, Chairul Yaqin Hidayat (Rully), saat menghadiri Deklarasi Kampanye Damai di Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Kota Bandung, Kamis (15/2/2018). (Tribun Jabar/Ery Chandra)

Dalam kehidupan sehari-hari, ia bercerita sering mengalami kesulitan secara ekonomi.

“Dulu mah susah, kalau ngga ada uang, Ibu saya buka lemari, mencari kain yang bisa digadaikan,” ujarnya.

Kemudian, perjuangan menjadi seorang bintang film ia mulai ketika ia duduk di bangku SMA.

Ketika itu, teman-temannya menyebut Nurul Arifin cantik dan pantas menjadi seorang model.

“Waktu saya sekolah SMA, karena kata teman-teman, ‘Nurul cantik, jadi foto model saja’, kemudian saya ikut lomba jadi peragawati,” kata Nurul Arifin melanjutkan ceritanya.

Setelah menjadi peragawati, karirnya di dunia hiburan pun berlanjut.

Ia pergi ke Jakarta dan mendapat tawaran bermain di banyak film.

Satu di antara film yang dibintanginya adalah Naga Bonar.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved