Mozaik Ramadan
Mushaf Sundawi, Al Quran Gaya Tatar Sunda
Al Quran terjemahan Bahasa Indonesia biasa kita temui di toko buku, tapi bagaimana dengan Al Quran terjemahan Bahasa Sunda?
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Al Quran terjemahan Bahasa Indonesia biasa kita temui di toko buku, tapi bagaimana dengan Al Quran terjemahan Bahasa Sunda?
Rupanya Mushaf Al Quran terjemahan Bahasa Sunda sudah pernah dibuat.
Profesor Syarief Hidayat, Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) memperlihatkan Al Quran terjemahan Bahasa Sunda miliknya.
Profesor Syarief adalah satu di antara anggota tim pembuat Mushaf Quran terjemahan Bahasa Sunda tersebut.
Menurut pantauan Tribun Jabar, Mushaf Al Quran tersebut masih seperti baru meskipun cetakan tahun 2002.
Jilidnya berwarna hijau dengan hiasan gambar yang dirangkum dari budaya tatar Sunda.
"Mushaf Sundawi ini bukan hanya terjemahannya saja yang menggunakan bahasa Sunda, tetapi juga hiasan di sekeliling tulisan yang merupakan iluminasi dari seni di tatar Sunda," terang Profesor Syarief ketika ditemui TribunJabar.co.id di Unpad Jatinangor, Rabu (14/6/2017).
Hiasan dalam Mushaf Sundawi ini dibuat secara khusus oleh ahli seni rupa dari Institut Teknologi Bandung.
Hiasan tersebut diambil dari seni-seni yang berada di Jawa Barat dan Banten, seperti pola batik Cirebonan dan gambar-gambar candi di Jawa Barat.
"(Gambar) yang dipilih sengaja hanya gambar benda mati dan nabati, tidak ada hewan dan manusia," ujarnya.
Menurut Profesor Syarief, hal ini dikarenakan dalam Islam tidak diperbolehkan membuat karya seni, baik gambar maupun patung, yang menyerupai manusia dan hewan.
Profesor Syarief berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat memperbanyak Mushaf Sundawi ini dan menyebarkannya pada masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/profesor-syarif-dan-mushaf-sundawi_20170614_122032.jpg)