Minggu, 12 April 2026

Dua Ruko di Solokanjeruk Bandung Terbakar, Diduga Api Rokok Sambar Bensin Eceran

Kebakaran menghanguskan dua unit ruko yang berfungsi sebagai toko kelontong dan tempat penjualan bensin eceran di Solokanjeruk.

Istimewa
Sebuah toko yang berada di Kampung Rancalongong, Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, dikabarkan terbakar pada Rabu (1/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran menghanguskan dua unit ruko yang berfungsi sebagai toko kelontong dan tempat penjualan bensin eceran di Kampung Rancalongong, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung
  • Api yang diduga dipicu oleh aktivitas merokok yang menyambar bensin berhasil dikendalikan dalam waktu satu jam oleh petugas Disdamkar Pos Majalaya dibantu unit Kahatex. 
  • Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, dan api dipastikan tidak merembet ke bangunan sekitar.

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebuah toko yang berada di Kampung Rancalongong, Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, terbakar pada Rabu (1/4/2026).

Peristiwa tersebut sempat terekam oleh warga yang berada di lokasi. Dalam video itu, terlihat petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku memadamkan api di dalam bangunan.

Asap tebal mengepul banyak dari dalam toko. Sementara warga terlihat menjauh dari lokasi kejadian. Suara sirene mobil pemadam kebakaran juga terus terdengar saat proses penanganan berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bandung, Saepulloh membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut.

Saepulloh menjelaskan objek yang terbakar tersebut merupakan dua unit ruko yang digunakan sebagai warung kelontongan sekaligus juga sebagai tempat penjualan bensin eceran.

"Kami menerima laporan kebakaran sekitar 08.37 WIB. Kami langsung meluncur ke lokasi dari Pos Unit Majalaya," ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (1/4/2026).

Selama proses pemadam, kata Saepulloh, juga dibantu oleh unit pemadam dari Kahatex. Setelah kurang lebih satu jam penanganan, Api berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran

"Alhamdulillah (sudah) teratasi. Tidak ada merembet ke area lain, cuma dua unit ruko itu saja," katanya.

Lebih lanjut, Saepuloh memastikan, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Dan berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh adanya aktivitas merokok.

"Untuk luka dan meninggal dunia, nihil. Kemungkinan ada yang merokok terus menyambar ke bensin. Dan tukang bensin itu juga nyatu dengan warung kelontong," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved