Minggu, 10 Mei 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Puncak Arus Mudik Terlewati, Jalur Mudik Nagreg Mulai Lengang pada H-1 Lebaran

Volume kendaraan di jalur mudik Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung mengalami penurunan yang signifikan

Tayang:
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
JALUR NAGREG - Kondisi arus lalu lintas di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung pada H-1 Lebaran, Jumat (20/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Volume kendaraan di jalur mudik Nagreg, Kabupaten Bandung, menurun signifikan pada H-1 Lebaran karena puncak arus mudik sudah terjadi pada H-2, Kamis (19/3/2026) malam.
  • Pada puncak arus mudik, Dishub Kabupaten Bandung mencatat 129.328 kendaraan melintas dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya.
  • Hingga Jumat pagi (20/3/2026) pukul 08.00 WIB, tercatat 24 ribu kendaraan melintas, jauh lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 38 ribu pada jam yang sama.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Volume kendaraan di jalur mudik Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung mengalami penurunan yang signifikan pada H-1 Lebaran karena puncak arus mudik sudah terlewati.

Puncak arus musik di jalur Nagreg terjadi H-2 lebaran, pada Kamis (19/3/2026) malam. Selama puncak arus mudik itu Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mencatat ada 129.328 kendaraan yang melintas dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya.

Kepala Bidang Pengembangan Transportasi, Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan, sudah bisa dipastikan bahwa H-2 lebaran tadi malam memang menjadi puncak arus mudik.

Baca juga: Jalur Mudik Limbangan arah Tasik Macet 15 Km, One Way Diberlakukan hingga 28 Kali

"Di mana setelah tadi malam frekuensi kendaraan yang melintas Nagreg sudah berangsur menurun, sebagian masyarakat ada yang merayakan hari raya Idulfitri hari ini juga," ujar Eric, Jumat (20/3/2026).

Dengan begitu, kata dia, sudah dapat dipastikan bahwa beberapa masyarakat yang mudik dari berbagai daerah pada lebaran tahun 2026 ini sudah berada di kampung halamannya masing-masing.

Atas hal tersebut, kata dia, jumlah kendaraan pada yang melintas di Jalur Nagreg pada H-1 lebaran jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan H-2 .

"Sampai dengan pukul 08.00 WIB, baru 24 ribu kendaraan yang melintas, secara angka memang masih tinggi. Namun (angka) ini sudah di bawah tahun 2025 yang masih di 38 ribuan sampai pukul 8 pagi," katanya.

Menurutnya, penyebab menurunnya volume kendaraan tersebut karena ada masyarakat yang lebaran pada hari ini dan besok pagi. Sehingga kondisi ini berpengaruh terhadap penurunan volume kendaraan.

"Ini memang karena lebaran ada yang hari ini, dan masih ada yang lebaran besok. Kemarin sampai jam 8 pagi ada 68 ribu kendaraan yang melintas, hari ini baru 24 ribu," ucap Eric.

Baca juga: Dedi Mulyadi Tak Wajibkan ASN Jabar Ikut Open House di Gedung Pakuan: Lebih Baik Bertemu Keluarga

Kendati demikian, petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bandang dan aparat kepolisian tetap bersiaga untuk mengatur arus lalu lintas Posko Terpadu Lembur Kaheman Polresta Bandung dan Pos Pam Cikaledong.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved