Pecah Rekor! Majalengka Catat Surplus Beras 660 Ribu Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Majalengka mencetak sejarah dengan surplus beras mencapai 660 ribu ton. Bupati Eman Suherman sebut ini capaian terbesar sepanjang sejarah.
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Ravianto
Ringkasan Berita:
- Capaian Bersejarah: Majalengka catatkan surplus beras sebesar 660 ribu ton dalam satu tahun, yang diklaim sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah.
- Faktor Pendukung: Keberhasilan ini didorong oleh dukungan penuh Pusat dalam bentuk bantuan bibit, obat-obatan, serta alat dan mesin pertanian (alsintan).
- Kemandirian Pangan: Surplus ini menjadi bagian dari kontribusi daerah terhadap target nasional, di mana Indonesia saat ini mencatat surplus lebih dari 4,2 juta ton beras tanpa impor.
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Majalengka mencatatkan capaian bersejarah di sektor pertanian dengan surplus beras mencapai sekitar 660 ribu ton dalam satu tahun.
Capaian ini disebut sebagai salah satu yang terbesar sepanjang sejarah daerah dan menjadi bagian dari dorongan menuju kemandirian pangan nasional.
Hal tersebut disampaikan Bupati Majalengka, Eman Suherman saat menghadiri kegiatan penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan) pra panen di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka.
Hadir Wakil Bupati Dena M. Ramdhan, serta Ketua Komisi II DPRD Dasim Raden Pamungkas, Senin (4/5/2026).
Menurut Eman, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI, mulai dari bantuan alsintan, bibit, hingga obat-obatan pertanian.
Ia menyebut Majalengka menjadi salah satu daerah yang sesuai usulan dan mendapat perhatian khusus dalam percepatan musim tanam kedua (MT2).
Baca juga: Jual Motor Curian di Marketplace Facebook, Maling di Jatitujuh Majalengka Diringkus dalam 24 Jam
“Alhamdulillah Majalengka mendapatkan dukungan penuh. Ini bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat musim tanam,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah pusat memiliki target besar agar Indonesia mampu mencapai surplus beras secara nasional.
Bahkan, berdasarkan data yang disampaikan, saat ini Indonesia telah mencatat surplus lebih dari 4,2 juta ton tanpa impor.
Capaian tersebut, kata Eman, menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan efektif.
Majalengka pun diharapkan terus menjadi salah satu lumbung pangan strategis di tingkat nasional.
Ia juga meminta seluruh pemangku kepentingan, termasuk dinas terkait, untuk terus memperkuat pendataan kelompok tani serta distribusi bantuan agar tepat sasaran.
“Ini mungkin baru pertama kali dalam sejarah Majalengka mencatat surplus sebesar ini. Ini prestasi luar biasa yang harus kita jaga,” pungkasnya.(*)
| Jejak Iim Suherman dan Makna Kartini: Menguatkan Perempuan Ciayumajakuning |
|
|---|
| Berikut Jadwal Lengkap Jemaah Haji Majalengka 2026, dari Pelepasan hingga Pulang ke Tanah Air |
|
|---|
| 729 Jamaah Haji Asal Majalengka 2026 Berangkat Hari Ini, Siap Berangkat dari BIJB Kertajati |
|
|---|
| 254 Jalan Rusak di Majalengka Diperbaiki Tahun Ini, Eman Suherman Minta Kontraktor Kerja yang Benar |
|
|---|
| Akselerasi Pembangunan Majalengka: Bupati Eman Suherman Luncurkan SAJUTA dan PIL KB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/SURplus-beras-majalengka.jpg)