Detik-detik Penyelamatan Sapi yang Tercebur ke Sungai di Indramayu, Damkar: Sapi Diduga Ngantuk
Petugas Damkar Indramayu berhasil mengevakuasi seekor sapi milik warga Desa Tegalurung yang terperosok ke Sungai Plawira pada Senin dini hari.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Petugas Damkar Indramayu berhasil mengevakuasi seekor sapi milik warga Desa Tegalurung yang terperosok ke Sungai Plawira pada Senin dini hari pukul 01.19 WIB.
- Proses evakuasi berlangsung dramatis karena mobil pemadam sempat gagal menarik sapi berukuran besar tersebut hingga petugas terpaksa menggunakan tali secara manual.
- Sapi yang diduga terperosok akibat mengantuk ini berhasil ditarik ke darat oleh empat personel Damkar dalam waktu 16 menit dan kini telah dikembalikan ke kandangnya.
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran (damkar) di Kabupaten Indramayu tampaknya diuji ketika sebagian warga tengah terlelap dalam mimpi.
Bukan si jago merah yang mengamuk, tetapi seekor sapi yang terjebak dinginnya aliran Sungai Plawira di Desa Tegalurung, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.
Telepon di Mako Damkar Kabupaten Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, berdering pada Senin (30/3/2026) dinihari kira-kira pukul 01.19 WIB.
Di balik telepon, Mujiono, warga Desa Tegalurung, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, meminta bantuan petugas untuk mengevakuasi sapinya yang tercebur di Sungai Plawira.
Para petugas Regu II Mako Damkar Kabupaten Indramayu yang kebetulan tengah piket pun bergegas mendatangi lokasi kejadian untuk membantu Mujiono mengevakuasi sapinya.
Bahkan, proses evakuasi tersebut cukup dramatis, karena sapi milik Mujiono yang berukuran cukup besar, dan tidak berhasil diangkat dari sungai ketika ditarik menggunakan mobil damkar.
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, yang ikut turun ke lokasi mengakui sempat kebingungan untuk mencari cara mengevakuasi sapi tersebut.
"Awalnya, kami menarik sapi tersebut menggunakan mobil pemadam (kebakaran) untuk mengangkatnya dari sungai, tetapi susah, karena ukurannya cukup besar," kata Jajat Wibisono saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Senin (30/3/2026).
Setelah mencoba beberapa upaya penyelamatan dan belum membuahkan hasil, pihaknya pun memutuskan untuk mengikat sapi menggunakan tali kemudian menariknya bersama-sama.
Ia mengatakan, upaya itu pun akhirnya berbuah manis, dan sapi milik Mujiono berhasil dievakuasi dari Sungai Plawira setelah ditarik empat petugas Damkar Kabupaten Indramayu.
"Kami mengikat badan sapi menggunakan tali, kemudian ditarik empat anggota damkar, dan alhamdulillah berhasil dievakuasi ke darat kira-kira pukul 01.35 WIB," ujar Jajat Wibisono.
Jajat menduga sapi tersebut mengantuk hingga terperosok ke Sungai Plawira, karena kandangnya berada persis di tepi sungai, dan hanya dibatasi pagar bambu, sehingga tak mampu menahannya.
Usai dievakuasi dari Sungai Plawira, sapi itu langsung dimasukkan ke kandang oleh Mujiono, dan diikat menggunakan tali untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
"Ini juga termasuk tugas damkar yang tidak hanya memadamkan api, dan kami selalu siap kapan saja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Indramayu," kata Jajat Wibisono.
(Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi)
| Kejati Jabar Periksa Tiga Tersangka Korupsi Perumahan DPRD Indramayu, Syaefudin Kirim Surat Sakit |
|
|---|
| Datangi Indramayu, Menteri PPPA Soroti Tingginya Angka Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Jabar |
|
|---|
| Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Sebagai Tersangka |
|
|---|
| Petani di Indramayu Dilarang Pasang Jebakan Listrik untuk Basmi Tikus, Bisa Timbulkan korban Jiwa |
|
|---|
| Sisi Lain Wisata Pangandaran: Rawa Diuruk demi Vila Mewah, Cijulang Dihantui Risiko Banjir Bandang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/saat-mengevakuasi-sapi-yang-tercebur-di-Sungai-Pla.jpg)