Gempa Sukabumi
Sesar Cimandiri Bergejolak, Sukabumi Diguncang Gempa M 4,1, Warga Gegerbitung Berhamburan Dini Hari
Rangkaian gempa darat guncang Sukabumi Minggu (15/3/2026) dini hari. Dipicu Sesar Cimandiri, getaran terasa hingga Cianjur dan Bogor.
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Ravianto
Ringkasan Berita:
- Waktu Kejadian: Gempa utama M 4,1 (00.36 WIB) dan gempa susulan M 2,1 (03.42 WIB).
- Pusat Gempa: Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi (Darat).
- Penyebab: Aktivitas Sesar Aktif Cimandiri.
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Aktivitas Sesar Cimandiri kembali memicu rentetan gempa bumi di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (15/3/2026) dini hari.
Getaran yang sangat dangkal membuat warga di pusat gempa sempat panik dan berhamburan keluar rumah.
Gempa utama berkekuatan Magnitudo 4,1 (update BMKG) terjadi pada pukul 00.36 WIB, disusul gempa susulan berkekuatan Magnitudo 2,1 pada pukul 03.42 WIB.
Analisis BMKG: Gempa Darat Sangat Dangkal
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan bahwa rangkaian lindu ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif Cimandiri,” ujar Hartanto dalam keterangan resminya.
Baca juga: Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 5,4: Warga dari Bandung hingga Pangandaran Rasakan Getaran Kuat
Pusat gempa utama berada di darat, sekitar 8 kilometer tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman hanya 5-10 kilometer.
Titik episentrum diduga berada di antara Desa Karangjaya dan Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung, kemudian bergerak ke arah timur menuju perbatasan Cianjur.
Dampak Guncangan: Nyalindung dan Gegerbitung Terasa Kuat
Berdasarkan peta guncangan (Shakemap) BMKG, getaran dirasakan dengan skala intensitas:
- IV MMI (Nyalindung & Gegerbitung): Dirasakan banyak orang, pintu/jendela berderik, gerabah pecah.
- III-IV MMI: Sukabumi Kota, Kabandungan, hingga Mekarjaya.
- II-III MMI: Cianjur, Cipanas, Palabuhanratu, Cimahi, Lembang, Bandung Barat, hingga Bogor.
Kesaksian Warga: "Terasa Seperti Anjlok"
Kepanikan luar biasa melanda warga yang tengah beristirahat.
Aprianti (34), warga Kebonpedes, mengaku langsung bangun dan menyelamatkan anaknya.
"Tiba-tiba terasa getaran, saya langsung lari keluar rumah karena takut," ungkapnya.
Rudi (45), warga lainnya yang baru selesai kerja bakti, menggambarkan getaran tersebut terasa sangat kasar.
"Terasa cukup kencang, seperti anjlok. Kami yang di luar langsung berlarian menjauh dari bangunan," katanya.
Kondisi Terkini di Kecamatan Gegerbitung
Petugas Penanggulangan Kecamatan Gegerbitung, Ofieq, menyatakan hingga pukul 04.30 WIB, pihaknya terus melakukan inventarisasi di titik-titik episentrum seperti Desa Buniwangi dan Desa Caringin.
“Pasca gempa utama dan susulan, kami belum mendapatkan informasi adanya kerusakan bangunan. Kami masih terus melakukan pemantauan di lapangan,” tegas Ofieq.(*)
| Gempa Bumi M 5,4 Guncang Sukabumi, BPBD Pantau Kondisi Seluruh Kecamatan |
|
|---|
| Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 5,4: Warga dari Bandung hingga Pangandaran Rasakan Getaran Kuat |
|
|---|
| BREAKING NEWS Gempa M 5,4 Guncang Sukabumi Saat Warga Siap Sahur, Pintu Rumah sampai Bergoyang |
|
|---|
| BREAKING NEWS Gempa Guncang Sukabumi Magnitudo 5,6 Dirasakan Beberapa Wilayah Jawa Barat dan Jakarta |
|
|---|
| BREAKING NEWS, Gempa Guncang Sukabumi Magnitudo 5,3 Terasa hingga Wilayah Bandung, Trending Topik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/episentrum-gempa-sukabumi.jpg)