Rabu, 20 Mei 2026

 Petani Karawang Kesulitan Cari Pupuk Subsidi: Harus Setengah Mati Mendapatkannya

Sejumlah petani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

Tayang:
Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Cikwan Suwandi
KESULITAN PUPUK - Sejumlah petani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengaku kesulitan mendapatkan pupuk Phonska subsidi. Bahkan, sebagian petani harus berupaya keras untuk mencari pupuk tersebut karena stok di kios terbatas. 
Ringkasan Berita:
  • Petani di Kabupaten Karawang mengaku kesulitan mendapatkan pupuk Phonska subsidi.
  • Saat ini petani mengalami kelangkaan pupuk Phonska subsidi
  • Mereka harus mencari pupuk tersebut hingga ke beberapa kios karena stok sering kali kosong
  • Pupuk merk Phonska yang digunakan para petani memiliki peran penting dalam budidaya padi karena berfungsi sebagai sumber nutrisi tanaman 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Karawang, Cikwan Suwandi

KARAWANG, TRIBUNJABAR.ID – Sejumlah petani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengaku kesulitan mendapatkan pupuk Phonska subsidi. Bahkan, sebagian petani harus berupaya keras untuk mencari pupuk tersebut karena stok di kios terbatas.

Salah seorang petani, Arif Munawir, warga Kampung Sawah, Kecamatan Jayakerta, Karawang, mengaku para petani di wilayahnya mengalami kelangkaan pupuk Phonska subsidi.

Menurutnya, para petani harus mencari pupuk tersebut hingga ke beberapa kios karena stok sering kali kosong.

“Petani di sini sampai setengah mati mencarinya, karena pupuk Phonska subsidi sering kosong di kios,” ujar Arif, Kamis (12/3/2026).

Ia mengaku saat ini sudah berhasil mendapatkan pupuk tersebut untuk kebutuhan tanam padinya. Namun, beberapa rekannya sesama petani masih belum mendapatkan pupuk yang dibutuhkan.

Padahal, pupuk merk Phonska yang digunakan para petani memiliki peran penting dalam budidaya padi karena berfungsi sebagai sumber nutrisi tanaman. 

Baca juga: Baznas Ungkap Potensi Zakat dari Berbagai Sektor di Kota Bandung Mencapai Rp1,7 Triliun

Pupuk ini mengandung unsur hara utama seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan sulfur (S) yang berfungsi membantu pertumbuhan tanaman, memperkuat akar, meningkatkan pembentukan anakan padi, serta mendukung proses pembentukan bulir agar hasil panen lebih optimal.

Arif menambahkan, kelangkaan pupuk terjadi karena pasokan yang datang ke kios sangat terbatas.

Akibatnya, pupuk tersebut harus dibagi untuk melayani petani dari beberapa kecamatan sekaligus.

“Pasokannya sedikit, tapi harus dibagi ke kios untuk tiga kecamatan. Jadi petani harus berebut untuk mendapatkannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang, Rohman, mengaku akan segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan terkait kelangkaan pupuk Phonska subsidi tersebut.

Ia juga memastikan pihaknya akan berkoordinasi dan melaporkan kondisi tersebut kepada PT Pupuk Indonesia agar distribusi pupuk subsidi bisa segera diperbaiki.

“Kami akan cek dulu ke lapangan terkait kelangkaan pupuk Phonska ini. Setelah itu akan kami laporkan ke Pupuk Indonesia untuk ditindaklanjuti,” ujar Rohman. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved