Jumat, 1 Mei 2026

Petasan Korek Api Diduga Picu Kebakaran Rumah di Cirebon, 2 Motor Hangus

Petasan jenis korek api yang dimainkan anak pemilik rumah diduga jadi pemicu kebakaran hebat di Desa Sirnabaya, Cirebon.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Eki Yulianto
GARA-GARA PETASAN - Tangkapan layar sebuah rumah di Desa Sirnabaya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Kamis (12/3/2026) pagi, terbakar. Petasan jenis korek api yang dimainkan anak pemilik rumah diduga menjadi pemicu kebakaran hebat. 

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Petasan jenis korek api yang dimainkan anak pemilik rumah diduga menjadi pemicu kebakaran hebat yang menghanguskan sebuah rumah di Desa Sirnabaya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Kamis (12/3/2026) pagi.

Dalam peristiwa itu, dua unit sepeda motor ikut terbakar dan kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Kebakaran terjadi di Blok Budiraja RT 002 RW 001 sekitar pukul 07.50 WIB. 

Api dengan cepat membesar setelah menyambar sepeda motor yang terparkir di dalam rumah.

Kabid Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB.

“Pada pukul 08.00 WIB sektor Gunungjati menerima laporan kebakaran rumah tinggal di Desa Sirnabaya Blok Budiraja, Kecamatan Gunungjati. Anggota yang menerima laporan langsung merespons dan menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar Eno Sudjana dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/3/2026).

Baca juga: "Saya Takut Ikut Terbang," Pilu Warga Suranenggala Cirebon Saat Puting Beliung Lumat 106 Bangunan

Menurutnya, petugas pemadam langsung bergerak menuju lokasi lima menit setelah laporan diterima.

“Pada pukul 08.05 WIB anggota dan armada meluncur ke lokasi kebakaran. Sesampainya di lokasi, anggota langsung melakukan pemadaman,” ucapnya.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kebakaran diduga bermula dari anaknya yang bermain petasan jenis korek api di ruang tamu.

“Menurut informasi dari pemilik, kebakaran diduga berawal dari anak pemilik rumah bermain petasan jenis korek api di dalam rumah, tepatnya di area ruang tamu. Api kemudian menyambar dua unit sepeda motor yang diparkir di dalam ruang tamu serta pakaian yang sudah tidak terpakai,” jelas dia.

Api kemudian dengan cepat membesar karena adanya bahan bakar bensin di dalam kendaraan yang terbakar.

“Karena terdapat dua sepeda motor dengan bahan bakar bensin, api menjalar sangat cepat ke bagian atas plafon dan kamar di sampingnya,” katanya.

Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api sekitar pukul 08.25 WIB sebelum dilanjutkan dengan proses pendinginan.

“Pada pukul 08.25 WIB kebakaran sudah tertangani dan dilanjutkan dengan pendinginan hingga pukul 09.10 WIB. Setelah dilakukan pengecekan dan dinyatakan aman, anggota kembali ke sektor masing-masing untuk siaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses pemadaman sempat terkendala akses jalan menuju lokasi yang cukup sempit.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga milik pemilik rumah hangus terbakar, termasuk dua unit sepeda motor, yakni Honda CBR bernomor polisi E 6303 KW dan Yamaha Mio Sporty bernomor polisi E 4735 BW. 

Selain itu, lemari pakaian dan berbagai material lain yang mudah terbakar juga ikut hangus.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 100 meter persegi dari total luas bangunan sekitar 200 meter persegi.

Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 200 juta.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Dalam proses pemadaman, petugas Damkar dibantu oleh anggota Polsek Gunungjati, Koramil Gunungjati, serta perangkat desa setempat.

Sementara itu, dari dokumentasi video yang dibagikan petugas, terlihat kondisi bagian dalam rumah mengalami kerusakan sangat parah.

Atap bangunan habis terbakar hingga hanya menyisakan kerangka kayu yang hangus.

Lantai rumah dipenuhi puing-puing material bangunan dan sisa furnitur yang menghitam akibat terbakar.

Asap putih masih terlihat mengepul dari tumpukan puing saat petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.

Beberapa jendela terlihat masih berdiri namun dalam kondisi rusak berat, sementara kabel-kabel tampak menjuntai dari bagian atas bangunan yang runtuh.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved