Sabtu, 13 Juni 2026

Cuaca Buruk Terjang Indramayu: 30 Ribu Nelayan Kecil Tak Bisa Melaut Akibat Angin Kencang

Kecepatan angin di laut Indramayu capai 30 knot. HNSI imbau 30 ribu nelayan kecil tidak melaut demi keselamatan. Simak laporannya.

Tayang:
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
PERBAIKI JARING - Sejumlah nelayan saat memperbaiki alat tangkap ikan dan kapal di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jumat (16/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dampak Cuaca: Sepekan terakhir, sekitar 30 ribu nelayan kapal kecil di Indramayu berhenti melaut akibat cuaca buruk dan angin kencang di perairan utara.
  • Kecepatan Angin: Angin meningkat hingga 30 knot, dua kali lipat dari batas aman kapal kecil (15 knot), sehingga sangat berisiko bagi keselamatan nelayan.
  • Kondisi Lapangan: Nelayan kini memilih menepi dan mengisi waktu dengan memperbaiki alat tangkap serta perahu sambil menunggu kondisi perairan stabil.
 

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sejumlah nelayan di Kabupaten Indramayu tidak bisa melaut akibat cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Indramayu, Dedi Aryanto, mengatakan, dalam sepekan terakhir nelayan di Indramayu, khususnya yang menggunakan kapal kecil tak bisa melaut.

Menurut dia, hal itu disebabkan faktor cuaca buruk di wilayah perairan Indramayu, yakni kecepatan angin yang meningkat hampir dua kali lipat dibanding biasanya.

"Jika dipaksakan (melaut) maka akan mengancam keselamatan para nelayan, khususnya yang menggunakan kapal kecil," kata Dedi Aryanto kepada Tribuncirebon.com, Jumat (16/1/2026).

Ia mengatakan, sejak beberapa waktu lalu kecepatan angin di wilayah perairan Kabupaten Indramayu meningkat cukup signifikan hingga mencapai 20 knot - 30 knot.

Padahal, batas maksimal kecepatan angin untuk keamanan kapal kecil yang biasa digunakan rata-rata nelayan di Kabupaten Indramayu maksimal berkisar hanya 10 knot - 15 knot.

Baca juga: Gelombang Pasang Rusak Perahu dan Gudang Nelayan di Sukabumi

"Kondisi ini membuat para nelayan kecil di Kabupaten Indramayu tidak bisa melaut, karena kecepatan anginnya melebih batas aman untuk kapal kecil," ujar Dedi Aryanto.

Dedi menyampaikan, jumlah nelayan yang menggunakan kapal kecil di Kabupaten Indramayu cukup banyak, yakni mencapai 30 ribuan orang, dan hampir semuanya tidak bisa mencari ikan.

Saat ini, para nelayan kecil tersebut memilih untuk memperbaiki alat tangkap maupun kapal yang biasa digunakan untuk melaut sambil menunggu kondisi cuaca lebih bersahabat.

Pihaknya mengakui, nelayan kecil di Kabupaten Indramayu hanya bisa berharap cuaca di wilayah perairan segera membaik meski belum diketahui sampai kapan harus menunggu.

"Sekarang nelayan kecil memilih untuk memperbaiki alat tangkap ikan atau perahu, sehingga saat cuaca membaik bisa langsung berangkat melaut," kata Dedi Aryanto.(*)

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved