Sabtu, 13 Juni 2026

Diskanla Indramayu Optimistis Capai Target 528 Ribu Ton Produksi Perikanan Tangkap dan Budi Daya

Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menggenjot produksi perikanan tangkap dan budi daya sesuai target yang mencapai 528 ribu ton tahun ini.

Tayang:
TribunJabar
BUDI DAYA - Foto arsip ilustrasi budi daya ikan. Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menggenjot produksi perikanan tangkap dan budi daya sesuai target yang mencapai 528 ribu ton tahun ini. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.Id, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menggenjot produksi perikanan tangkap dan budi daya.

Tahun ini pemkan menargetkan sebanyak 527.772,54 atau 528 ribu ton pada tahun ini.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, optimistis target produksi perikanan tangkap dan budi daya tersebut bakal tercapai.

Hingga triwulan ketiga 2025, realisasi produksi perikanan tangkap maupun perikanan budi daya di Kabupaten Indramayu tercatat telah mencapai 423669,95 ton 

"Jumlah tersebut terdiri dari perikanan tangkap 136121,16 ton, dan perikanan budi daya mencapai 287548,79 ton, sehingga kami optimistis target 2025 akan tercapai," ujar Edi Umaedi kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (13/12/2025).

Baca juga: Malut United vs Persib Bandung, Pertarungan Dua Lini Belakang Paling Tajam di Super League

Baca juga: Tetap Usung Misi Longsorkan Persija dan Pepet Borneo, Persib Bakal Rotasi Pemain vs Malut United

Menurut Edi, target produksi perikanan tahun ini hanya tersisa 104102,59 ton, dan diyakini bakal tercapai pada triwulan keempat 2025 yang datanya baru diketahui pada awal 2026.

Optimisme tersebut ditunjang 6.074 kapal berbagai ukuran yang beroperasi di wilayah Kabupaten Indramayu untuk mendukung produksi perikanan tangkap.

Selain itu, pengembangan perikanan budi daya yang terbagi menjadi dua kelompok usaha, yakni perikanan air tawar dan air payau yang memiliki tujuh komoditss juga turut mendukung produksi perikanan budi daya di Kabupaten Indramayu.

"Komoditas di perikanan air tawar ada lele, nila, dan gurami, sedangkan perikanan air payau mencakup udang windu, udang vaname, bandeng, serta rumput laut," kata Edi Umaedi.

Edi menyampaikan, hingga kini luas lahan tambak di Kabupaten Indramayu yang digunakan untuk menunjang produksi budi daya perikanan air payau mencapai lebih dari 22,5 ribu hektare.

Sementara lahan tambak untuk budi daya perikanan air tawar luasnya mencapai 560 hektare, dan tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu.

"Luas lahan budi daya perikanan air payau ini memang lebih luas, sehingga target produksinya juga lebih tinggi dibanding perikanan air tawar," kata Edi Umaedi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved