Rabu, 6 Mei 2026

Cuaca Ekstrem Terjang Kota Sukabumi: Picu Banjir, Longsor, dan Kerusakan Rumah

Banjir limpasan dan tanah longsor terjadi di Kota Sukabumi saat hujan deras mengguyur pada Rabu (3/12/2025).

Tayang:
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Giri
BPBD Kota Sukabumi
TANAH LONGSOR - Peristiwa tanah longsor yang terjadi di Jalan Lingkar Selatan Kampung Cibitung RT. 03, RW. 05, Kelurahan Limusnunggal, Kota Sukabumi, Rabu (3/12/2025) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Bencana tanah longsor dan banjir terjadi di Kota Sukabumi pada Rabu (3/12/2025) malam.
  • Banjir limpasan terjadi di beberapa titik Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, tepatnya di Jalan Lio Kampung Babakan RT 03 RW 01, RT 04 RW 08, dan wilayah Jalan Lio Santa.
  • Angin kencang yang menyertai hujan menyebabkan sebagian atap rumah warga di Kampung Caringin RT 01, RW 18, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, mengalami kerusakan. 

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Banjir limpasan dan tanah longsor terjadi di Kota Sukabumi saat hujan deras mengguyur pada Rabu (3/12/2025). Bukan cuma itu, atap rumah juga rusak akibat angin kencang.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Sukabumi, banjir limpasan terjadi di beberapa titik Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, tepatnya di Jalan Lio Kampung Babakan RT 03 RW 01, RT 04 RW 08, dan wilayah Jalan Lio Santa.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Karang Tengah Sukabumi, 2 Remaja jadi Korban Tewas, Luka Parah di Kepala

Selain itu, luapan air juga menggenangi Jalan Dwikora di Kelurahan Warudoyong dan Jalan Gunungkarang di Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum. 

"Akibat kejadian ini, satu rumah milik Sandi Andriansyah terendam banjir, berdampak pada 1 KK dengan 4 jiwa. Beberapa ruangan PAUD dan MDTA Safinatul Falaah serta area Pesantren Jamiatul Quro juga ikut terendam. Limpasan air juga sempat menutup akses jalan di sejumlah titik dan mengganggu mobilitas warga," jelas Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Joseph Sabarudin, Kamis (4/12/2025)

Selain banjir, tanah longsor terjadi di Jalan Lingkar Selatan Kampung Cibitung RT 03, RW 05, Kelurahan Limusnunggal. Material longsoran menutup saluran air dengan ukuran terdampak sekitar panjang 7 meter, lebar 10 meter, dan tinggi 15 meter. 

"Penanganan cepat diperlukan agar saluran kembali berfungsi dan tidak memicu genangan tambahan," kata Joseph.

Di wilayah lain, angin kencang yang menyertai hujan menyebabkan sebagian atap rumah warga di Kampung Caringin RT 01, RW 18, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, mengalami kerusakan. 

Baca juga: Sempat Terdengar Merintih, Pria di Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia di Toilet Masjid

Kondisi tersebut membuat air hujan masuk ke dalam rumah dan mengganggu aktivitas penghuni.

Seluruh kejadian ini dipicu oleh cuaca ekstrem, curah hujan tinggi, penyumbatan sampah di saluran air, serta sistem drainase yang kurang optimal. Joseph memastikan bahwa semua lokasi sudah ditangani oleh tim gabungan.

"Kami telah melakukan penanganan cepat di seluruh titik kejadian sejak laporan pertama diterima. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi hari ini memicu banjir limpasan, longsor, serta kerusakan atap rumah di beberapa wilayah," ucap Joseph. 

Berkat kolaborasi dengan TNI, aparat kelurahan, RT/RW, dan masyarakat, seluruh lokasi sudah dapat ditangani dan situasinya aman dan terkendali.

Baca juga: Jeritan Pria Sebatang Kara di Sukabumi yang Huni Gubuk Reyot, Minta Tolong Dedi Mulyadi

BPBD mencatat bahwa tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat rangkaian kejadian ini. Petugas juga masih melakukan pendataan kerugian materiil serta memantau titik-titik yang dinilai rawan bencana susulan.

"Kami mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor apabila terjadi kejadian darurat di lingkungan masing-masing," ucap Joseph. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved