Senin, 13 April 2026

PLN Tasikmalaya Salurkan Bantuan melalui Program Amal Usaha Berbasis Pesantren

PLN UP3 Tasikmalaya salurkan bantuan kepada Pondok Pesantren An-Najah dalam rangka mendukung program Amal Usaha Berbasis Pesantren.

Istimewa
PLN - PLN UP3 Tasikmalaya salurkan bantuan kepada Pondok Pesantren An-Najah dalam rangka mendukung program Amal Usaha Berbasis Pesantren. 
Ringkasan Berita:
  • PLN UP3 Tasikmalaya melalui YBM dan Srikandi PLN menyalurkan bantuan depot air minum ke Ponpes An-Najah sebagai bagian program Amal Usaha Berbasis Pesantren.
  • Bantuan ini mendukung ketersediaan air bersih layak konsumsi bagi santri sekaligus membuka peluang usaha mandiri pesantren.
  • Program diharapkan mendorong kemandirian ekonomi, keberlanjutan usaha, dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

TRIBUNJABAR.ID - TASIKMALAYA - Komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat terus diwujudkan oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tasikmalaya.

Melalui kolaborasi Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Srikandi PLN, bantuan berupa fasilitas depot air minum disalurkan kepada Pondok Pesantren An-Najah dalam rangka mendukung program Amal Usaha Berbasis Pesantren.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap kemandirian ekonomi pesantren, sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan lingkungan pendidikan berbasis keagamaan.

Depot air minum yang diberikan diharapkan dapat menjadi sumber air bersih yang layak konsumsi bagi para santri, serta membuka peluang usaha mandiri bagi pesantren.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Tasikmalaya, Yudho Rahadianto menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga mendorong keberlanjutan ekonomi pesantren melalui pengelolaan usaha yang produktif. Dengan adanya depot air minum ini, pesantren diharapkan mampu memenuhi kebutuhan internal sekaligus melayani masyarakat sekitar.

“Melalui program Amal Usaha Berbasis Pesantren ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan mampu memberikan nilai tambah jangka panjang. Tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi penggerak kemandirian ekonomi pesantren sehingga dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Yudho.

Ust. Abu Fauzana As Sukandary  Selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren An-Najah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Kehadiran depot air minum ini dinilai sangat membantu dalam mendukung aktivitas sehari-hari santri serta menjadi langkah awal dalam mengembangkan unit usaha pesantren yang mandiri dan berkelanjutan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo mengatakan Program Amal Usaha Berbasis Pesantren merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung kemandirian ekonomi lembaga pendidikan keagamaan. 

“Kami percaya bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha produktif yang berdampak bagi kesejahteraan umat.

Melalui program ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi pemicu tumbuhnya unit usaha yang berkelanjutan, sehingga pesantren mampu mandiri, berdaya saing, dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar,” ungkap Sugeng.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved