Rabu, 29 April 2026

Petugas dan Warga Gerak Cepat Tangani Dampak Puting Beliung, Gotong Royong Bersihkan Puing

Pemerintah Kecamatan Suranenggala bergerak cepat menangani dampak angin puting beliung yang menerjang Desa Muara, Kabupaten Cirebon.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Eki Yulianto
PUTING BELIUNG - Sejumlah petugas dan warga bergerak cepat menangani dampak angin puting beliung yang menerjang Desa Muara, Kabupaten Cirebon. Bersama aparat TNI, Polri, relawan hingga masyarakat, mereka bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan serta memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat bencana tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kecamatan Suranenggala bergerak cepat menangani dampak angin puting beliung yang menerjang Desa Muara, Kabupaten Cirebon
  • Bersama aparat TNI, Polri, relawan hingga masyarakat, mereka bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan serta memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat bencana tersebut
  • Sejumlah anggota TNI terlihat naik ke atas atap bangunan untuk merapikan rangka kayu dan genteng yang rusak

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Pemerintah Kecamatan Suranenggala bergerak cepat menangani dampak angin puting beliung yang menerjang Desa Muara, Kabupaten Cirebon.

Bersama aparat TNI, Polri, relawan hingga masyarakat, mereka bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan serta memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat bencana tersebut.

Pantauan Tribun di SDN 2 Muara, Kamis (12/3/2026), menunjukkan suasana gotong royong yang melibatkan berbagai unsur.

Sejumlah anggota TNI terlihat naik ke atas atap bangunan untuk merapikan rangka kayu dan genteng yang rusak, sementara petugas BPBD dan anggota kepolisian membantu memindahkan material bangunan yang berserakan di halaman sekolah.

Pecahan genteng tanah liat dan potongan kayu tampak masih menumpuk di beberapa titik halaman sekolah.

Beberapa petugas juga terlihat menyusun kembali genteng yang masih utuh agar dapat digunakan saat proses perbaikan.

Di atas rangka atap yang sebagian sudah terbuka, tiga anggota TNI terlihat bekerja sambil duduk di struktur kayu bangunan.

Mereka berkoordinasi dengan warga dan petugas lain yang berada di bawah untuk mempercepat proses perbaikan.

Baca juga: Puting Beliung di Cirebon Rusak 106 Bangunan dan Rusak Sekolah, Video Warga Azan Viral

Camat Suranenggala, Amin Mughni mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan sejak malam setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Rabu (11/3/2026) sore.

“Ya, kita berada di posisi Desa Muara, Kecamatan Suranenggala. Telah terjadi musibah angin puting beliung pada hari Rabu kemarin sekitar jam 16.40 WIB atau setengah lima sore,” ujar Amin Mughni saat ditemui di sela kegiatan gotong royong di lokasi, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, Desa Muara menjadi wilayah yang paling terdampak akibat bencana tersebut.

Berdasarkan pendataan sementara, terdapat puluhan rumah warga yang mengalami kerusakan.

“Ada beberapa titik yang menjadi dampak angin puting beliung ini, di antaranya di Blok Karanganyar sebanyak 21 rumah dan di Blok Muara Wetan sebanyak 85 rumah,” ucapnya.

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas pendidikan juga mengalami kerusakan cukup parah, salah satunya di SDN 2 Muara.

Menurut Amin, kerusakan di sekolah tersebut cukup luas karena bagian atap bangunan tersapu angin kencang.

“Di SD Negeri 2 Muara ini atap-atap bangunan jatuh semua terkena angin. Untuk ruang kelas yang terdampak kurang lebih ada delapan ruang belajar,” jelas dia.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan bersama aparat TNI-Polri, BPBD, Tagana serta unsur masyarakat langsung melakukan kerja bakti untuk mempercepat proses pembersihan dan perbaikan.

“Kebetulan hari ini saya sudah didampingi Pak Danramil Suranenggala dan Pak Kapolsek. Mereka sudah berjaga di lokasi sejak semalam,” katanya.

Baca juga: Citra Pitriyami Larang Wisatawan Parkir di Bahu Jalan Kawasan Wisata Pangandaran Pada Libur Lebaran

Selain merusak bangunan, angin kencang juga menyebabkan beberapa pohon serta tiang penerangan jalan umum roboh.

“Ada beberapa pohon dan tiang PJU yang roboh. Tadi pagi tim dari Kapolsek dan Koramil sudah memangkas pohon-pohon yang mengganggu fasilitas umum,” ujarnya.

Amin mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pendataan kerusakan untuk mengusulkan bantuan kepada pemerintah daerah.

“Kami sudah melakukan pendataan sejak semalam dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Insyaallah nanti siang Pak Bupati akan langsung turun ke lapangan untuk memberikan bantuan kepada warga,” ucap Amin.

Ia memastikan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun dampak material memang cukup besar, terutama pada 106 rumah warga yang mengalami kerusakan,” jelas dia. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved