Kamis, 16 April 2026

Satpol PP dan Satgas Jaga Lembur Tertibkan Perahu dan Lapak di Pantai Timur Pangandaran

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama anggota Satgas Jaga Lembur menertibkan perahu nelayan dan lapak pedagang di Pantai Timur Pangandaran.

Penulis: Padna | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Padna
TERTIBKAN PERAHU NELAYAN - Saat petugas jaga lembur menertibkan perahu nelayan di Pantai Timur Pangandaran, Rabu 4 Juni 2025. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama anggota Satgas Jaga Lembur menertibkan perahu nelayan dan lapak pedagang di Pantai Timur Pangandaran Jawa Barat.

Penertiban yang dilakukan pada Rabu, 4 Juni 2025 dalam rangka penataan kawasan objek wisata Pantai Pangandaran.

Wakil Ketua Satgas Jaga Lembur, M. Yusuf, mengatakan, bahwa penertiban perahu dan lapak pedagang tersebut dilakukan karena kawasan Pantai Timur terlihat semrawut.

"Karena terlihat semrawut maka harus dipindah, padahal sebelumnya sudah tertata dengan rapih," ujar Yusuf kepada sejumlah wartawan di sela sela tugasnya di Pantai Timur Pangandaran, Rabu siang.

Sedikitnya, ada sebanyak 80 perahu nelayan dan 6 lapak pedagang dipindahkan ke tempat yang telah ditentukan. 

Pihaknya pun memberikan kesempatan kepada pemilik perahu dan lapak pedagang untuk membongkar dan memindahkan sendiri perahu maupun lapaknya. 

Baca juga: Taka Hanya Ada Green Canyon di Cijulang Pangandaran, Masih Ada Surga Wisata Tersembunyi di Sana

"Kalau kami sifatnya hanya membantu menyediakan kendaraan," katanya.

Penertiban perahu dan lapak pedagang dilakukan secara persuasif dan pendekatan, serta memberikan ruang kepada pemilik untuk memilih lokasi pemindahan perahu.

"Kan ada perahu yang sudah rusak, mereka minta diangkut dan dipindahkan ke rumahnya. Tapi, kalau tidak ada tempat kita pindahkan ke lokasi pantai di dekat lapangan Katapang Doyong," ucap Yusuf.

Namun, beberapa pedagang seperti Poniah (70), pedagang pecel yang mendirikan lapak jualannya di atas trotoar dekat pintu masuk Cagar Alam, mengaku kebingungan untuk mencari tempat untuk mendirikan lapak pedagangnya. 

"Saya minta apa yah ke pemerintah, bingung saya orang bodoh," ujarnya. *

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved