Misa Hari Raya Paskah di Bandung, Sadari Kekurangan hingga Harapan Hidup Baru Lebih Baik
Umat yang mengikuti Misa ini terlihat begitu antusias hingga pengurus gereja harus menyiapkan tempat tambahan
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ribuan umat Kristiani mengikuti Misa Hari Raya Paskah sebagai puncak atau penutupan rangkaian pekan suci di Gereja Katedral Santo Petrus, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (20/4/2025).
Saat melaksanakan Misa tersebut, mereka terpantau tampak khidmat hingga suasananya terasa begitu damai. Bahkan, mereka juga terus merenung untuk mengenang kisah Yesus Kristus yang wafat di kayu salib.
Umat yang mengikuti Misa ini terlihat begitu antusias hingga pengurus gereja harus menyiapkan tempat tambahan dengan memasang tenda dan kursi di bagian luar karena di dalam gereja sudah dipenuhi jemaat.
Baca juga: Misa Paskah, Kardinal Ignatius Suharyo Soroti Korupsi: Keserakahan Hancurkan Kehidupan Bersama
"Hari Minggu ini, kita sedang merayakan Hari Raya Paskah sebagai puncak atau penutupan rangkaian pekan suci yang ketiga yaitu pukul 12.00 WIB," ujar Humas Gereja Katedral Santo Petrus, Sesilia Amanda, Minggu (20/4/2025).
Sebelum melaksanakan Misa, kata dia, pihaknya sudah menyelenggarakan ekaristi Hari Raya Paskah mulai dari pukul 06.00 WIB dan pukul 09.00 WIB, kemudian rangkaian Misa ini akan dilanjutkan pukul 17.00 WIB.
Ia mengatakan, antusias umat yang mengikuti Misa Hari Raya Paskah pada tahun ini cukup tinggi, tetapi masih lebih banyak umat yang mengikuti ibadah Jumat Agung yang mencapai hingga 3.500 orang.
"Antusiasnya tidak terlalu melonjak seperti pada Jumat Agung. Namun, tetap terjadi penambahan umat, makanya terlihat di belakang saya tenda cukup penuh kurang lebih ada 2.000 sampai 2.500 orang pada misa hari ini," katanya.
Sementara untuk pengamanan, kata dia, tentunya masih sama dengan skema yang dilakukan selama pekan suci, yakni berkoordinasi dengan tim keamanan baik secara eksternal maupun internal.
"Untuk eksternal kami berkoordinasi dengan kepolisian dari Polsek, Polda, Kelurahan, Kecamatan dan sebagainya. Secara internal kami juga membentuk panitia khusus keamanan untuk membantu jalur masuk kendaraan, masuk umat dan keluar dari Gereja Katedral Bandung," ucap Sesilia.
Baca juga: Mengapa Setiap Paskah Ada Telur Berwarna-warni? Berikut Makna Telur Paskah dan Sejarahnya
Ia mengatakan, untuk tema Paskah tahun ini yakni rekonsiliasi dan resolusi. Dimana rekonsiliasi semua umat menyadari kekurangan dan dosa-dosa melalui penebusan Tuhan Yesus Kristus di kayu salib saat Jumat Agung.
"Lalu di hari ini Hari Raya Paskah ini, kita punya resolusi untuk hidup yang lebih baik, dan hidup baru yang punya dampak juga bagi masyarakat," katanya.
Kemudian, pihaknya juga berharap semua umat bisa merasakan spirit dari kebangkitan tuhan yang sudah menebus dosa-dosa umat hingga akhirnya pada hari ini bangkit untuk menjadi awal kehidupan yang baru.
| Gelaran Greenlight Voyageride di Bandung, Momen Ketika Motor Kalcer dan Outfit Jadi Identitas |
|
|---|
| KORMI Bandung Tancap Gas, Hilman Majid Targetkan Olahraga Jadi Rutinitas Warga Kota |
|
|---|
| Tim Damkarmatan Kota Bandung Evakuasi Mayat yang Ditemukan di Tebing Wilayah Cidadap |
|
|---|
| Harga BBM Non-Subsidi Melejit: Pengguna Pertamax Turbo di Bandung Mulai Pilih Bahan Bakar Murah |
|
|---|
| Harga Kantong Keresek di Bandung Tembus Rp17 Ribu, Pedagang Terpaksa Tambah Modal Usaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Katedral-Santo-Petrus-Jalan-Merdeka-Kota-Bandung-Minggu-2042025.jpg)