Optimalisasi Peran Remaja Putri Dalam Persiapan Pranikah dan Prakonsepsi
Kesehatan reproduksi remaja merupakan sebuah masalah yang pelik, karena merupakan masa transisi perkembangan fisik, psikis maupun sosial yang berdampa
Pengabdian Masyarakat Universitas Bhakti Kencana
TRIBUNJABAR.ID, Kesehatan reproduksi remaja merupakan sebuah masalah yang pelik, karena merupakan masa transisi perkembangan fisik, psikis maupun sosial yang berdampak pada perilaku berisiko seperti minum minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba, dan melakukan hubungan seksual pranikah.
Perilaku berisiko remaja disebabkan oleh rendahnya pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi dimana dapat berisiko memicu terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, diantaranya terkait penyakit menular seksual dan kelahiran pada remaja yang mengakibatkan kehamilan tidak diinginkan.
Oleh sebab itu, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk membangun perilaku menjaga kebersihan diri terkait Kesehatan reproduski.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen-dosen Universitas Bhakti Kencana yang terdiri dari Maria Ulfah Jamil, SST., M.Tr.Keb (Ketua), Sri Mulyati Rahayu, S.Kp., M.Kes., (Anggota), Inggrid Dirgahayu, S.Kp., MKM (Anggota), Herlina Husein, M.PdI (Anggota), apt. Wempi Budiana, M.Si (Anggota), dan Meti Sulastri, SST., M.H.Kes (Anggota) dengan tema berjudul “Optimalisasi Peran Remaja Putri dalam Persiapan Pranikah dan Prakonsepsi Melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja” diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 15 November 2022 di MAN 7 Tasikmalaya Salopa.
Dosen Universitas Bhakti Kencana yang terlibat dalam pelaksanaan pengmas terdiri dari 3 Fakultas, yaitu Fakultas Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Fakultas Farmasi. Hadir juga perwakilan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang diwakili oleh Deis Mohamad Rizal Sopandi, S.Kep, perawat Puskesmas Salopa yang kebetulan memegang wilayah MAN 7 Tasikmalaya.
Sasaran dalam pelaksanaan pengmas kali ini adalah seluruh siswi MAN 7 Tasikmalaya Salopa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada para siswi tentang menjaga kesehatan reproduksi remaja khususnya pranikah dan prakonsepsi.
Ada dua materi yang diberikan pada kegiatan ini, yaitu tentang “Kesehatan Reproduksi Remaja Pranikah dan Prakonsepsi” oleh Ibu Maria Ulfah Jamil, SST., M.Tr.Keb, dan tentang “Pemeriksaan Kesehatan Pranikah dan Prakonsepsi” oleh Ibu Meti Sulastri, SST., M.H.Kes. Siswi MAN 7 Tasikmalaya sangat antusias dalam mengikuti pengmas yang dilaksanakan oleh dosen UBK.
Mengapa pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja sangat penting? Karena dengan memiliki pengetahuan yang tepat terhadap proses reproduksi, serta cara menjaga kesehatannya, maka akan membuat remaja mampu lebih bertanggungjawab dalam memilih perilaku dan gaya hidup yang tidak beresiko, terutama mengenai proses reproduksi.
Universitas Bhakti Kencana adalah kampus Kesehatan yang tersebar dibeberapa wilayah, oleh karena kampus UBK sangat konsen dan peduli kepada permasalahan-permasalahan kesehatan remaja.
Saat ini semua sebenarnya sudah berperan. Tinggal mengoptimalkan apa yang sudah dilakukan untuk remaja, tentunya kita bisa berjuang bersama. Remaja bisa mempelajari kesehatan reproduksi dengan baik dan nyaman sehingga mereka akan mendapatkan pengetahuan yang cukup dan menjadi bekal mereka.
Pada akhir kegiatan, dosen UBK memberikan kenang-kenangan kepada pihak sekolah diantaranya Plakat, Sertifikat Penghargaan, dan memberikan Booklet yang berjudul “Kesehatan Reproduksi Pranikah dan Prakonsepsi”.
Pihak sekolah mengatakan sangat senang dan berterimakasih atas kedatangan tim pengmas dari UBK, sangat bermanfaat, dan semoga kegiatan ini berlanjut di tahun berikutnya karena tema tentang kesehatan reproduksi baru pertama kali dilaksanakan, semoga UBK semakin jaya.
Terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UBK yang telah memberikan dana untuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2022.
https://www.instagram.com/p/ClDcox3LZFq/?igshid=MDJmNzVkMjY=
