Kabar Buruk Buat Bobotoh soal Kendala Tuntaskan Rindu ke Stadion Nonton Persib Bandung

Editor: Mega Nugraha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Spanduk berisi kalimat penyemangat mewarnai sesi latihan Persib Bandung di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Selasa (16/11/2021).

TRIBUNJABAR.ID - PSSI pastikan uji coba pertandingan dengan penonton di stadion hanya untuk Liga 2. Bobotoh Persib Bandung batal nonton langsung di stadion.

Rencananya akan mulai dilakukan pada babak delapan besar yang akan digelar di Stadion Pakansari Bogor dan Stadion Wibawa Mukti Bekasi, 15 Desember.

Ada delapan tim rencananya akan bertanding. Selain PSIM Yogyakarta dan Persis Solo, tim lainnya, Sulut United, Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, PSMS Medan, Dewa United, dan Rans Cilegon FC.

Baca juga: Sindikat Kartu Prakerja Fiktif di Bandung, Raup Cuan Miliaran Dalam Seminggu, Begini Modusnya

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan sejumlah persyarakat akan diberlakukan pada para penonton yang akan hadir di stadion. Salah satunya adalah swab antigen dengan hasil negatif.

"Kami akan mendorong agar Kementerian Kesehatan mengakomodasi swab antigen bagi para penonton ini," kata Iwan dalam saat konferensi pers, Senin (6/12).

Rencananya, kata Iwan Bule, sapaan akrabnya, PSSI akan mengundang sejumlah suporter klub untuk bisa masuk stadion dengan jumlah terbatas. Ini berarti, penonon yang boleh ke stadion hanya penonton yang mendapat undangan.

"Ini baru perencanaan. Tidak dijual dulu (tiket) kepada umum," ujar Iwan.

Baca juga: Kabar Baik untuk Persib Jelang Kontra Persebaya, Pemain Andalan Maung Sudah Berlatih & Siap Beraksi

Iwan mengatakan, tanggung jawab PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) hanyalah di area dalam stadion dan zona 1. Untuk daerah luar stadion menjadi pertanggungjawaban dari polisi.

"Kita akan rapat koordinasi kembali dengan kepolisian karena kita tidak bisa menjangkau suporter di luar. Makanya kita adakan uji coba dulu sebelum pertandingan besar," imbuhnya.

Hal senada dikatakan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita. Nantinya, kata Hadian, pelaksanaan ujicoba akan dievaluasi.

Halaman
123