Penemuan Mayat di Subang

Pengakuan Danu Masuk ke TKP Bersama Oknum Banpol Diperiksa Penyidik? Saksi Terkait Beri Keterangan

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Hermawan Aksan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Danu (21) bersama kuasa hukumnya saat keluar dari Satreskrim Polres Subang, Jumat (29/10/2021).

TRIBUNJABAR.ID - Nama Muhamad Ramdanu alias Danu (21), salah satu saksi dalam kasus Subang, tak luput dari sorotan.

Ia paling banyak disorot setelah memberikan pengakuan kontroversial dimintai bantuan oknum Banpol masuk ke TKP di Desa Jalan Cagak, Subang.

Dalam pengakuannya, Danu diminta untuk menguras bak mandi di rumah TKP.

Mengejutkannya lagi, peristiwa tersebut terjadi sehari setelah penemuan mayat Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan.

Sejak saat itu, kuasa hukum Yosef meminta agar Danu dan oknum Banpol yang ditetapkan jadi tersangka karena dinilai merusak TKP.

Lantas hal tersebut juga memunculkan opini publik yang menimbulkan pro dan kontra.

Baca juga: Hampir 4 Bulan Kasus Subang Belum Terungkap, Yoris Dikabarkan Jatuh Sakit, Begini Kondisi Terkininya

Di sisi lain, kuasa hukum Danu tak tinggal diam dan keberatan dengan opini penetapan Danu sebagai tersangka tersebut.

Pasalnya, masalah itu mencuat sementara proses penyidikan pun masih bergulir yang saat itu ditangani Polres Subang.

Kuasa hukum Danu, Achmad Taufan menjelaskan opini publik soal Danu disebut merusak TKP dinilai tak tepat.

Halaman
1234