Penemuan Mayat di Subang

KASUS SUBANG, Yosef Selalu Menangis Ketika Ingat Janji Amalia yang Tak Akan Pernah Bisa Ditepati

Editor: Giri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Saat Yosef (topi merah) beserta tim kuasa hukumnya akan memasuki salah satu bank di Kabupaten Subang, Selasa (12/10/2021).

“Belum teh, enggak mau ah ribet, katanya Kang Dicky suka neleponin terus, kang Dicky kan khawatiran,” ucap Amalia dalam mimpi Yanti.

Yanti pun melanjutkan ceritanya, setelah Amel berbicara ia tiba-tiba menghampirinya.

Kondisi makam Amalia dan Tuti di Subang (Tribun Jabar / Dwiky Maulana)

Istri Yoris itu bercerita Amel langsung duduk di sebelahnya.

Saat Amalia duduk disamping ia mendadak bertanya siapa yang merampas nyawanya.

Kata Yanti, Amel pun menjawabnya bahwa sosok pelaku rajapati itu sekira usia 24 - 25 tahun.

Sayangnya, kata Yanti, setelah Amalia berusaha memberitahunya, ia langsung terbangun dari tidurnya.

Sontak saja mimpi tersebut kata Yanti seolah memberikan isyarat kepadanya.

Yanti menjelaskan ia mendapatkan mimpi tersebut dua hari berturut-turut.

Pada hari sebelumnya tepatnya Selasa ia memimpikan Amalia yang keluar dari mobil Alphard.

Kemudian ia mengaku pada malam Rabunya, Yanti memimpikan Amalia yang memberitahukan sosok pelaku yang merampas nyawa Tuti dan Amalia.

Yanti juga menceritakan isyarat ia mimpi Amalia keluar dari mobil ia berpikir karena Amel meninggal di dalam mobil.

Hal ini juga ia ketahui dari keterangan polisi. Beberapa keterangan juga menyebutkan saat ditemukan jasad Amalia masih dalam keadaan lemas.

Ia juga menceritakan dalam mimpinya Amalia mengeluh badannya sakit dan pegal-pegal.

Selain mimpi Amalia, rupanya Yanti juga sempat memimpikan sosok mertuanya, Tuti Suhartini.

Diakui Yanti, ia bermimpi sang mertua menelponnya dan meminta tolong melihat keadaan Amalia.

Saat ditanya keberadaan mertuanya sedang di mana, Tuti menjawab ia berada di rumah sakit.

Setelah dua hari berturut-turut bermimpi, diakui Yanti ia juga kembali bermimpi pada hari ke 40 kematian Tuti dan Amalia.

Pada saat itu ia bermimpi kedua korban sedang mengemasi baju yang mereka masukkan ke dalam koper.

Dari beberapa mimpi yang dialaminya, Yanti tak ingin berspekulasi namun ia anggap hal tersebut sebagai firasat. (*)