Penemuan Mayat di Subang

Kasus Subang Sudah 61 Hari, Keluarga Tuti Percaya Polisi Bisa Ungkap Pelaku, ''Sudah Kerja Keras''

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi berpakaian biasa mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (3/10/2021).

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Sudah berjalan 61 hari, kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang, masih juga belum terungkap.

Polisi masih berusaha keras untuk mengungkap kasus tersebut.

Menanggapi hal tersebut, pihak keluarga Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) pastikan pihak kepolisian sudah melakukan tugasnya secara maksimal.

"Saya tahu sendiri di lapangan, kerja dari polisi sudah maksimal saya tahu itu, namun ada beberapa (yang) saya cermati pertimbangan seperti alat bukti yang sangat minim," ucap Indra Zaenal di Kantor Desa Jalancagak, Senin (18/10/2021).

Kendati demikian, pihak keluarga sangat percaya pihak kepolisian bisa mengungkap kasus ini.

Mereka berharap agar kasus segera diungkap.

"Jelas kami berterima kasih banyak kepada pihak kepolisian, saya tahu dari awal mendampingi pertama saya sebagai keluarga, mereka polisi siang malam tidak ada berhentinya bekerja," katanya.

Sosok dan Peran Kepala Desa Jalan Cagak dalam kasus Subang (Tangkap Layar KompasTV)

Yoris dan Danu Bakal Didampingi Kuasa Hukum

Setelah Yosef dan istri mudanya, Mimin Mintarsih, yang memakai jasa kuasa hukum untuk mendampingi dalam kasus Subang, dua saksi lain kini akan memakai kuasa hukum juga.

Halaman
123