Ngaku Kajari dan Ancam Akan Laporkan Pemilik Hotel ke Imigrasi, PNS Ini Nginap Dua Bulan Tanpa Bayar

Abdussamad mengaku sebagai kajari ditangkap tim intelijen Kejari Surabaya. Dia menginap di hotel selama dua bulan tanpa bayar. (Dokumentasi tim Kejari Surabaya)

TRIBUNJABAR.ID - Berbekal pengakuan sebagai kepala kejaksaan negeri (kajari), Abdussamad (38) bisa menginap di hotel selama dua bulan.

Abdussamad akhirnya ditangkap di satu hotel di wilayah Surabaya barat, Jawa timur, Senin (1/3/2021).

Dari hasil pemeriksaan Abdussamad adalah kajari gadungan.

Menyematkan "kajari" sebagai statusnya, dia berhasil melakukan penipuan dan penggelapan di beberapa tempat.

Terbaru, Abdussamad juga tak membayar tagihan selama dua bulan saat menginap di hotel.

Jika dihitung, tagihan sewa kamar hotel selama dua bulan beserta biaya lainnya sebanyak Rp 42 juta.

Saat diminta membayar, jaksa gadungan tersebut justru mengancam pemilik hotel.

Baca juga: Barcelona Lolos dari Lubang Jarum, Menang 3-0 Atas Sevilla dan Melangkah ke Final Copa Del Rey

Baca juga: Mutasi Virus Corona Tak Bisa Dicegah, Tujuannya Mempertahankan Diri Supaya Tetap Eksis

Ia kemudian ditangkap oleh tim intelejen Kajari Surabaya.

Kajari gadungan tersebut kemudian diserahkan ke polisi beserta sejumlah barang bukti berupa topi, seragam, tongkat, emblem, hingga kartu identitas palsu.

Mengutip Tribun Jatim, pelaku menginap di hotel tersebut bersama keluarganya, yakni istri dan anak, serta sopir dan ajudan gadungannya.

Halaman
123

Berita Populer