Selasa, 7 April 2026

Torch Rangkul UKM Oleh-oleh Makanan Khas dengan Membentuk Cemilokal

Torch merangkul UKM yang membuat oleh-oleh makanan khas dengan membentuk Cemilokal.

istimewa
Salah satu produk UKM yang dijual Cemilokal. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hal yang paling didambakan ketika pergi berlibur ke kota lain adalah mencicipi oleh-oleh makanan khas kota tersebut.

Setelah mencoba, banyak wisatawan yang membeli makanan tersebut untuk dibagikan kepada orang-orang terdekat sebagai buah tangan.

Namun adanya pandemi, bisnis pariwisata terhenti.

Tidak ada lagi yang datang untuk liburan dan hal ini juga berdampak pada pengusaha oleh-oleh lokal yang sepi pembeli.

Apalagi banyak usaha kecil menengah ( UKM) yang saat ini belum mengenal dunia digital, tentu tidaklah mudah untuk memasarkan produknya ke daerah lain.

Bagi yang berpenghasilan dengan menjalankan bisnis, hadirnya pendemi ini lebih jauh lagi melibatkan soal bagaimana mereka bisa tetap beroperasional, dan menjalankan strategi agar barang dagangannya bisa terjual dengan baik.

Tak terkecuali Torch. Namun beruntung, digitalisasi sistem yang sudah dilakukan sejak empat tahun silam, memberikan keleluasaan lebih untuk Torch menentukan tindakan.

Melihat keadaan ini, Direktur Torch, Ben Wirawan Sudarmadji mengatakan akhirnya Torch mengajak UKM lokal, khususnya yang bergerak di bidang makanan, minuman, dan oleh-oleh khas daerah untuk ikut berkolaborasi dalam sebuah wadah yang diberi nama Cemilokal.

"Cemilokal menjual produk ciri has daerah Nusantara karena selama pandemi ini, pembatasan aktivitas traveling berdampak lebih ke penjualan mereka yang bergantung pada pembelian wisatawan yang berkunjung," ujar Ben saat jumpa pers virtual, Kamis (24/9/2020).

Produk UKM yang dijual Cemilokal.
Produk UKM yang dijual Cemilokal. (istimewa)

Konsep ini juga memang sejalan dengan Torch yang selama ini mempunyai spirit di dunia traveling.

Ben mengatakan yang terdampak Covid ini bukan hanya industri perhotelan dan transportasi tapi juga bagian dari bisnis pariwisata yang cukup besar, salah satunya bisnis oleh-oleh.

Dari berbagai tanggapan teman-temanya di sosial media, Ben melihat ternyata banyak ukm lokal yang berhenti produksi karena tidak ada traveler yang datang ke tempat mereka.

Berawal dari hal tersebut, Torch ingin membantu UKM yang berjualan di kota, kabupaten daerah masing-masing untuk menjual produknya di webstore Cemilokal.

"Saat ini sudah ada 60 produk yang sudah terpilih yang berasal dari 7 provinsi dan 14 kota di Indonesia. Jenis makanannya beragam, ada Kripik Balado Christine Hakim, Rendang Restu Mande, Zanana Chips, Sambal Bu Rudi dari Surabaya, dan masih banyak lagi," ujar Ben.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved