Selasa, 21 April 2026

PSBB Resmi Berakhir, Jalan-jalan yang Sempat Ditutup Kini Dibuka Lagi

PSBB resmi berakhir, jalan-jalan yang sempat ditutup kini dibuka kembali.

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Penutupan sejumlah ruas jalan di Purwakarta pada Jumat (10/4/2020) mulai pukul 17.00 sampai 00.00. Setelah PSBB tak ada lagi penutupan jalan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Purwakarta melalui Dinas Perhubungan per hari ini resmi menghentikan penutupan-penutupan sejumlah ruas jalan.

Hal ini dikatakan Kepala Dishub Purwakarta, Iwan Soeroso.

Iwan menyebut penghentian penutupan sejumlah ruas ini, menyusul adanya keputusan dari pergantian PSBB secara parsial menjadi PSBB secara komunal atau per desa.

"Hari ini terakhir penutupan jalur-jalur protokol di zona merah. Dan kami kembali membukanya," katanya, Selasa (19/5/2020).

Sejauh ini penerapan PSBB secara parsial, kata Iwan terbilang cukup efektif dengan tampak menurunnya kerumunan-kerumunan orang di titik perkotaan. Sehingga ke depannya PSBB ini bersifat komunal dengan pihak desa atau kelurahan yang menentukan pemberlakuan penutupannya.

"Misal, ada yang terpapar di kelurahan A di RT 1 pihak kelurahan akan menentukan penutupan lajur di wilayah itu dibantu dengan kecamatan," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika kemarin mengumumkan bahwa PSBB yang instruksi Jabar di Purwakarta resmi tak diperpanjang.

Menurut Anne Ratna Mustika, keputusan ini hasil dari tindak lanjut bersama Gubernur Jabar, Ridwan Kamil melalui video conference pada Minggu (17/5/2020).

Ambu Anne mengatakan Kabupaten Purwakarta hasil evaluasinya masuk dalam zona merah di Jawa Barat bersama 13 kabupaten/kota lainnya.

"Dari Dinas Kesehatan Purwakarta catatan peningkatan kasus terkonfirmasi positif selama PSBB stagnan dan dua orang positif tambahan dua hari lalu berasa dari swab dua minggu sebelum PSBB, sehingga terjadi keterlambatan hasil swab dari Labkesda Jabar yang mengeluarkan hasilnya pada pertengahan PSBB," kata Anne di Gedung Bakorwil, Senin (18/5/2020).

Anne juga mengaku telah berkomunikasi dengan Dinkes Jabar terkait adanya penambahan dua orang terkonfirmasi positif hasil swab sebelum diberlakukannya PSBB.

"Kami memutuskan PSBB di Purwakarta tak diperpanjang tapi kami ambil langkah dengan pembatasan-pembatasan pada wilayah yang terkecil, yaitu kelurahan dan desa. Dari 21 orang positif Covid-19, 16 orang di antaranya berdomisili di Kecamatan Purwakarta," kata Anne.

Pembatasan-pembatasan pada wilayah terkecil yang diungkapkan Anne Ratna nantinya bakal dievaluasi kelurahan mana saja yang terkonfirmasi dan sisanya 5 pasien lainnya dari kecamatan mana saja untuk diberlakukan pembatasan lebih ketat.

BREAKING NEWS, Gempa di Pangandaran Terasa sampai Ciamis, Getarannya Cukup Kuat

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved