Banjir Kota Bandung

Hujan Terjang Bandung, di Jalan Sukajadi Air Meluap dan Mengalir Deras, Motor pun Sampai Hanyut

Hujan terjang Bandung, di Jalan Sukajadi air meluap dan mengalir deras, motor pun sampai hanyut.

TRIBUNJABAR.ID - Hujan deras melanda wilayah Bandung, Jumat (13/12/2019).

Sejumlah wilayah bahkan dilanda hujan deras yang disertai petir.

Seperti yang dilaporkan warganet di akun Instagram @tribunjabar.

Beberapa warganet menyebut daerah mana saja di Bandung yang diterjang hujan tersebut.

Mulai dari Buah Batu, Dayeuhkolot, Kebon Kalapa, Pasteur, hingga Kiaracondong.

Berikut adalah komentar dari sejumlah warganet:

"Perumahan permata buah batu 2 juga sm min..hujan disertai petir," tulis @kheni_cha.

"Ciwastra jg td sama hujan angir dordar gelap jalan smpai berkabut," tulis @annisasutari_.

"pasteur hujan gede bgt," tulis @zoelliannsp11.

"Dayeuh kolot min, hujan angin dordar gelap," tulis @gilang_rmdn129.

Mencekam, Detik-detik Banjir Bandang Terjang Sigi, 2 Orang Meninggal Saat Tidur, Ini Foto & Videonya

"Ciroyom hujan serta angin kencang," tulis @jaka257.

"Itc kebon kalapa sama jig min," tulis @okky_vinvier_vista_itc.

"Cikaso baru turunn hujan deras pisan amgin dordar gelap," tulis @rekhadewirespati.

"cimahi masih cerah min," tulis @rikipurnamashidiq.

"Kiaracondong juga sama tadi hujan angin + petir," tulis @yusisr.

Sebuah motor hanyut saat banjir bandang melanda kawasan Kertasari, Kabupaten Bandung. (istimewa/tangkapan layar video)

Motor Hanyut

Sementara itu, di akun Instagram @bandungnet, dilaporkan air sampai meluap di Jalan Sukajadi.

Dalam video yang dibagikan akun tersebut, air tersebut terlihat mengalir deras di jalan.

Hujan itu disertai juga dengan angin kencang dan petir.

Wilayahnya Kerap Kebanjiran, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Bandung

Sejumlah mobil pun melaju dengan kecepatan lambat.

Lalu, di video tersebut, terlihat ada sepeda motor hanyut.

"Motor kabur, motor palid (hanyut)," ujar pria dalam video tersebut.

Motor itu terlihat seperti berjenis matic.

"SEPEDA MOTOR TERBAWA ARUS."

"Jum'at, 13 desember 2019 | Sebagian wilayah dikota Bandung sudah turun hujan, terpantau di video di Jl.Sukajadi air meluap ke jalan yg mengakibatkan sebuah motor terbawa arus."

"Di tempat kalian gimana Wargi Bandung?," tulis @bandungnet.

Sejumlah warganet langsung bereaksi.

Ada yang menyebut, di daerah lain juga ada motor hanyut.

BPBD Sebut Kabupaten Bandung Bagian Selatan Berpotensi Bencana Banjir dan Longsor

"Sami di Sukamulya g Aya motor Mio palid...," tulis @jang_alghazali.

Kemudian, ada juga warganet yang menyebut, di daerah Sukajadi memang kerap ada air meluap.

"Banjirnya asa jaman dlu banget pas pvj awal buka. Kalo banjir bener bner sampe susah nyebrang.. Motor banyak ke bawa banjir," tulis @ninaalbian.

Ada pula warganet yang mendoakan agar warga Bandung baik-baik saja.

"Somga baik"aj untuk warga bandung," tulis @indra.idris.

Jalan Pagarsih Kota Bandung yang diguyur hujan kembali digenangi banjir akibat luapan air dari sungai, Jumat (1/11/2019) sore. (Istimewa)

BPBD Sebut Kabupaten Bandung Bagian Selatan Berpotensi Bencana Banjir dan Longsor

Bagian selatan Kabupaten Bandung adalah salah satu titik yang paling diwaspadai berpotensi bencana longsor dan banjir saat musim hujan tiba.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Ahmad Johara, setelah rapat koordinasi terkait penetapan siaga darurat bencana banjir dan longsor, di Aula Kantor BPBD Kabupaten Bandung, Kamis (12/12/2019).

"Awal musim hujan, banjir dan longsor berpotensi di wilayah selatan, semisal Pangalengan, Kertasari, Pecat, Ibun, Rancabali, Arjasari, Ciwidey, dan Pasirjambu, karena karakter wilayahnya berbukit dan tebing," ujar Ahmad.

Memang beberapa hari juga terjadi banjir Bandang di daerah Kertasari, yang merupakan wilayah berbukit.

Ahmad mengungkapkan, semua SKPD di Kabupaten Bandung harus lebih siap dan siaga di segala kemungkinan yang terjadi akibat cuaca ektrim ini.

BPBD Sebut Kabupaten Bandung Bagian Selatan Berpotensi Bencana Banjir dan Longsor

"Supaya nanti terdapat akses lebih mudah, koordinasi lebih mudah, dan penanganan lebih cepat," kata dia.

Untuk peringatan dini akan terjadinya bencana, kata Ahmad, sudah berjalan BPBD Kabupaten Bandung memiliki bidang pencegahan dan kesiapsiagaan.

"Kami selalu menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat dan hasil mitigasi," ucap Ahmad.

Ahmad mengaku, sudah melihat langsung daerah yang rawan longsor, mengkaji, dan sudah melakukan asesmen dari setiap laporan warga. 

Begini Analisis Bupati Bandung tentang Banjir Bandang di Kertasari

"Retakan tanah, imbas dari sebuah kegiatan cut and fill dan sebagainya kami lakukan asesmen. Potensi bencana yang diingatkan melalui aparat kewilayahan camat atau kades, kami kasih surat imbauan," kata dia.

Jika terjadi bencana atau terdapat potensi bencana, kata Ahmad, warga bisa melapor ke Pusdalops BPBD di nomor (022) 85872591.

"Atau  kepada aparat kewilayahan, ada kanit Pol PP yang selaku berkomunikasi dengan BPBD," kata dia.

Ahmad mengimbau, kepada warga masyarakat agar lebih waspada menyikapi fenomena alam. 

"Kalau ada saluran air atau drainase tersumbat, cepat diperbaiki  dan kami siap membantu," ucapnya.

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar

Berita Populer