Rabu, 8 April 2026

Ramadhan 1440 H

Sejarah Kolak, Kudapan Khas Ramadhan yang Punya Makna bagi Umat Muslim

Kolak merupakan menu buka puasa yang khas di bulan Ramadhan, ternyata memiliki sejarah dan maknanya. Berikut penjelasannya.

Penulis: Resi Siti Jubaedah | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Menu kolak yang ada di garden restaurant 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kolak merupakan kudapan manis bebuka puasa yang hadir di bulan Ramadhan.

Kolak menjuadi menu favorit berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Tak hanya sekedar makanan berbuka puasa saja, kolak pun memiliki sejarah di balik kelezatannya itu.

Bahkan kolak juga memiliki makna dan filosifi dari namanya.

Untuk itu, di momen bulan Ramadhan 1440 H/2019 ini, jangan hanya sekedar makan kolak saja.

Sebagai umat Muslim yang menyukai menu kolak, perlu kamu tau sejarah dan maknanya. 

Berikut sejarah dan makna kolak yang dirangkum Tribunjabar.id dari berbagai sumber. 

Kolak Sehat untuk Buka Puasa

Sejarah Kolak

Dikutip Tribunjabar dari Bangkapos.com, kolak merupakan makanan yang digunakan untuk penyebaran agama Islam pada zaman dahulu.

Pada masa itu, masyarakat Jawa belum mengenal agama Islam dengan baik.

Sehingga para ulama mencoba berembuk dengan cara sederhana agar masyarakat dapat memahami agama Islam.

Cara mudah dan sederhana pada masa itu, akan lebih dipahami oleh masyarakat Indonesia yang berhubungan dengan makanan.

Oleh karena itu para ulama menggunakan Kolak sebagai media penyebaran Islam.

Nama "Kolak" tidak sembarangan dipilih. Nama tersebut memiliki makna.

Kolak berasal dari kata 'Khalik' yang artinya sang pencipta. 

Bosan Takjil dengan Kolak Pisang atau Gorengan? Nih Coba 5 Menu Elegan Ini, Asalnya dari Luar Negeri

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved