Rabu, 8 April 2026

UEM Group Berhad akan Kembali Bangun Tol di Indonesia Setelah Cipali

Kami akan terus memanfaatkan peluang besar yang tersedia di Malaysia dan memperluas kehadiran kami di beberapa negara tetangga

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Chairman UEM Groups Tan Sri Datuk Dr Ahmad Jaduddin Ali saat memberikan sambutan perayaan 50 tahun UEM Groups, di Kuala Lumpur, Kamis (10/3). 

MALAYSIA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Induk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Malaysia, UEM Group Berhad akan berekpansi di Indonesia melalui pembangunan infrastruktur jalan tol.

UEM Group Berhad sendiri membawahi Plus Ekpressways International Berhad sebagai perusahaan yang menspesifikasikan diri di bidang infrastruktur. Di Indonesia, Plus Ekpressways International Berhad memimpin pembangunan proyek tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjak 116 km yang rampung dibangung 2015.

"Kami akan terus memanfaatkan peluang besar yang tersedia di Malaysia dan memperluas kehadiran kami di beberapa negara tetangga," ujar Managing Director and Chief Chairman UEM Groups, Izzadin Idris saat pembukaan perayaan 50 tahun UEM Group, di gedung Mercu UEM, Kuala Lumpur Malaysia, Kamis (10/3).

Proyek Tol Cipali sendiri merupakan proyek pertama mereka di Indonesia melalui anak perusahaan PT Lintas Marga Sedaya dengan kepemilikan saham 55 persen. Proyek itu menghabiskan waktu kurang lebih 10 tahun karena terkendala pembebasan lahan.

"India dan Indonesia adalah dua negara dengan permintaan pembangunan infrastruktur jalan tol yang tinggi," ujarnya.

Meski pembangunan Tol Cipali membutuhkan waktu yang panjang, tidak lantas membuat mereka mundur.
"Kami juga telah menjalin komunikasi dengan baik oleh beberapa pihak di Indonesia untuk mengembangkan proyek tol baru, proposalnya sedang dievaluasi. Hal yang sama juga di India," ujar pria yang konon disebut ahli nuklir tersebut.

Plus Ekpressways Berhad sendiri membangun jalan tol Malaysia sepanjang 1000 kilometer di utara Malaysia berbatasan dengan Thailand hingga ke selatan Malaysia berbatasan dengan Singapura. Jalan tol itu menghubungkan kawasan industri, kawasan bisnis, pusat transportasi, pelabuhan laut, bandara hingga kawasan permukiman.

Selain di Indonesia, mereka juga merampungkan tiga jalur tol di India sekaligus mengoperatorinya. (men)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved