Menjelang PON Jabar 2016
Duh, Jalan Sepanjang 5,6 Kilometer Menuju Venue Gantole Masih Hancur
Sudah tak terhitung berapa banyak kecelakaan yang terjadi di jalan ini.
CIHAMPELAS, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pekan Olah Raga Nasional XIX tinggal beberapa bulan lagi. Namun, sejumlah sarana dan prasarana pendukung belum siap. Salah satunya adalah akses jalan menuju venue cabang olahraga gantole di Kampung Cihurang, Desa Singajaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Akses jalan sepanjang 5.679 meter di Desa Singajaya itu masih rusak parah. Kondisi jalan yang "hancur" ini membentang hingga ke perbatasan di Desa Kidang Pananjung, Kecamatan Cililin. Selain sempit dan berbatu, jalan ini menanjak dan diwarnai banyak kelokan tajam. Aspal sudah tergerus, menyisakan tanah. Cerukan di sana-sini siap "menjebak" siapa pun yang melintas.
Sudah tak terhitung berapa banyak kecelakaan yang terjadi di jalan ini. Kebanyakan menimpa para pengendara kendaraan roda dua. Hampir semuanya berasal dari Kampung Pasir Panjang dan Kampung Lintang Panggung yang berada di sekitar venue gantole.

Dari ujung jalan di Desa Singajaya, kemiringan tanjakan menuju venue sebagian besar mencapai 45 derajat. Tajam setiap kelokan bisa mencapai 30 derajat. Tak ada lampu dan jangan berharap rambu karena di sana itu sama sekali tak ada.
Dari Kidang Pananjung, kondisi jalan relatif lebih baik. Jalan sepanjang tiga kilometeran menuju venue sudah dilebarkan. Namun, kondisinya juga masih buruk.
Tim konsultan perencanaan jalan mengakui, akses jalan menuju venue gantole ini memang terlalu dipaksakan. Dari hasil pemetaan yang mereka lakukan, banyak ketidaklayakan yang tidak sesuai dengan baku standar jalan.
"Kami ditunjuk untuk melakukan survei pemetaan jalan atau proses perencanaan jalan. Sesuai dengan apa yang kami temukan di lapangan melalui proses pengukuran jalan, untuk tingkat eksisting di lapangan sangat tidak layak dan terlalu dipaksakan," kata Rana Subarna (38), salah seorang penyurvei tim tersebut di Desa Sindangjaya, Jumat (29/1).
Rana mengatakan, ketidaklayakan jalan itu antara lain tingkat kemiringan yang mencapai hingga 30-45 derajat, tingkat tikungan yang tajam mencapai 30-40 derajat, dan lebar badan jalan yang hanya 2 hingga 2,5 meter.
"Itu, kan, ada standar bakunya. Untuk kemiringan, maksimal 35 derajat. Untuk tikungan harus di atas 45 derajat, sementara untuk lebar badan jalan minimal 3 hingga 5 meter, termasuk kirmir dan drainase," ujarnya.
Namun Rana mengatakan, mereka hanya melakukan tugas sebagai penyurvei. Hasil pemetaan yang mereka lakukan akan mereka laporkan kepada dinas terkait, untuk dibuat desain gambar jalan dan perhitungan biaya.
"Ini, kan, di lapangan. Hasil pemetaan ini nantinya akan ditindaklanjuti, dihitung cost-nya berapa, lalu masuk lelang. Soal pelebaran jalan itu urusan dinas, apakah nantinya akan memakan lahan warga sekitar itu urusan mereka," ujarnya.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora KBB, Tatan Rustandi, mengakui bahwa jalan tersebut memang rusak parah dan tidak layak. "Disebut layak juga bagaimana, karena memang pada kenyataannya tidak layak seperti itu. Keadaannya curam-curam," katanya kepada Tribun, kemarin.
Karena itu, ujarnya, perbaikan jalan mutlak harus selesai sebelum venue difungsikan. "Perbaikan jalan ini juga akan sangat berpengaruh pada masyarakat sekitar, terutama warga Desa Singajaya dan Desa Kidang Pananjung. Momen PON ini harus dimanfaatkan. Perbaikan jalan ini akan berdampak panjang pada masyarakat," ujar dia.
Untuk menyukseskan upaya itu, ujarnya, mereka bekerja sama dengan pemerintah desa. "Koordinasi kami lakukan. Pelebaran jalan akan dibantu oleh warga dan karang taruna," katanya.
Soal status jalan itu ke depan, Tatan mengaku, itu terserah Bupati dan Dinas Bina Marga. "Namun, siapa pun yang nantinya memegang aset jalan ini harus mengurusnya. Apakah asetnya ini nanti akan menjadi milik kabupaten atau desa, itu akan dilihat dari segi kelayakan. Kebijakan ada di bupati dan Bina Marga," kata dia. (aa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jalan-menuju-venue-gantole_20160130_083602.jpg)