1 Muharram 1448 H, Bupati Dony Ajak Warga Sumedang Introspeksi dan Berubah Jadi Lebih Baik
Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan Bupati Sumedang untuk mengajak masyarakat melakukan introspeksi dan evaluasi diri
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir untuk mengajak masyarakat melakukan introspeksi dan evaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
- Pergantian tahun Hijriah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan bagi setiap muslim untuk menilai kembali perjalanan hidup yang telah dilalui selama setahun terakhir.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir untuk mengajak masyarakat melakukan introspeksi dan evaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
Pesan tersebut disampaikan Dony saat menghadiri doa bersama dan pelepasan peserta Pawai Ta'aruf Tahun Baru Hijriah 1448 H di Masjid Agung Sumedang, Selasa (16/6/2026).
Menurut Dony, pergantian tahun Hijriah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan bagi setiap muslim untuk menilai kembali perjalanan hidup yang telah dilalui selama setahun terakhir.
"Tahun baru Hijriah adalah ruang untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri. Mari kita jujur kepada diri sendiri, apakah selama setahun ke belakang kita sudah banyak berbuat kebaikan atau masih banyak hal yang harus diperbaiki," kata Dony.
Ia menilai berbagai kebaikan yang telah dilakukan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Sebaliknya, kekurangan dan kesalahan yang pernah dilakukan harus menjadi bahan perbaikan di masa mendatang.
"Kalau tahun kemarin banyak kebaikan, mari kita pertahankan dan tingkatkan. Jika masih ada kekurangan, mari kita perbaiki. Tahun baru harus menjadi momentum perubahan," ujarnya.
Dony mengajak masyarakat membulatkan tekad agar tahun 1448 Hijriah menjadi tahun yang lebih baik dari tahun sebelumnya, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga maupun sosial kemasyarakatan.
"Harus ada perubahan. Mari berkomitmen bahwa tahun 1448 Hijriah harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Siapkan rencana aksi dan kerja nyata. Mari berpikiran positif, karena dari ucapan kita bisa membangun, memotivasi, tetapi juga bisa menghancurkan," tuturnya.
Menurut Dony, perubahan besar selalu berawal dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Pada kesempatan tersebut, Dony juga melepas ratusan peserta Pawai Ta'aruf yang memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumedang.
Rute pawai dimulai dari Masjid Agung Sumedang, melintasi Jalan Pangeran Geusan Ulun, Bundaran Alamsari, Rancapurut, Taman Endog, kemudian kembali menuju Masjid Agung Sumedang sebagai titik akhir kegiatan.
| Sosok Eka Anugrah yang Konflik dengan 7 Dapur MBG: Dulu Sumbang 100 Mobil untuk Anies saat Pilpres |
|
|---|
| Semarak Tahun Baru Islam 1448 H di Ciamis: Ribuan Warga Kertasari Pawai Obor dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
| ASN Sumedang Terancam Kena Potong TPP Jika Gagal Kelola Sampah, Sekda Tuti: Berlaku untuk Satu SKPD |
|
|---|
| Lepas 520 Santri MDT di Jatinangor, Wabup Sumedang Ingatkan Akhlak Harus Diutamakan di Atas Ilmu |
|
|---|
| Malam 1 Muharram 1448 H, Ribuan Obor Terangi Soreang dalam Pawai Semarak Tahun Baru Islam di Bandung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bupati-Sumedang-Dony-Ahmad-Munir-saat-menghadiri-doa-bersama-dan-pelepasan-peserta.jpg)