Rabu, 29 April 2026

Bupati Dony Imbau Warga Sumedang Tidak Nyalakan Petasan Selama Ramadan

Dony Ahmad Munir mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan sepanjang bulan Ramadan demi menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
kiki andriana/tribun jabar
DONY AHMAD MUNIR - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan sepanjang bulan Ramadan demi menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah. 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan sepanjang bulan Ramadan
  • Dony Ahmad Munir ajak warga ciptakan suasana Ramadan yang kondusif
  • Dony Ahmad Munir mengingatkan pentingnya hidup sederhana selama Ramadan

Laporan Kontributor Tribunjabar, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANGBupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan sepanjang bulan Ramadan demi menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.

Menurut Dony, suasana lingkungan yang tenang menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas ibadah umat Muslim selama menjalankan puasa.

“Ibadah dengan ketenangan lingkungan dan ibadah dalam suasana yang bising tentu ada perbedaan yang sangat signifikan,” ujarnya, Rabu (18/2/2026). 

Ia menegaskan, Ramadan adalah momentum refleksi dan pendalaman spiritual.

Karena itu, suasana kondusif sangat diperlukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan maksimal.

“Ibadah adalah bagian dari laku hidup yang perlu tindakan kontemplatif. Maka suasana tenang sangat diperlukan untuk meraih makna dari setiap ibadah itu,” kata Dony.

Selain berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah, petasan juga dinilai bisa mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan, terutama anak-anak.

Di sisi lain, Dony mengingatkan pentingnya hidup sederhana selama Ramadan.

Ia mengajak masyarakat untuk mengalokasikan pengeluaran pada hal-hal yang lebih bermanfaat.

“Lebih baik uangnya dialokasikan pada hal-hal yang berdaya guna untuk kehidupan, baik untuk keluarga maupun untuk membantu sesama,” tuturnya.

Menurutnya, Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat empati sosial dan meningkatkan kualitas diri, bukan diwarnai aktivitas yang kurang memberi manfaat.

Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap seluruh warga dapat menjaga ketertiban, menciptakan lingkungan yang damai, serta mengisi bulan suci dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved