Menteri HAM Minta Demonstran yang Ditahan Polisi Diberi Pelayanan Kesehatan Terbaik

Menteri HAM meminta polisi memberikan pelayanan kesehatan terbaik terhadap demonstran yang ditahan

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Siti Fatimah
Hilman Kamaludin
MENTERI HAM - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai saat memberikan keterangan di Kampus Unisba, Kamis (4/9/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai meminta polisi untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik terhadap demonstran yang ditahan usai melakukan aksi unjuk rasa.

Untuk memastikan hal tersebut, Pigai pun langsung mengunjungi Mapolda Jabar pada Kamis (4/9/2025) setelah dia mendatangi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan Kampus Universitas Islam Bandung (Unisba).

"Jadi saya mau ke Polda untuk melihat kondisi mereka yang ditahan apakah dalam keadaan sehat. Mereka yang ditahan sudah bisa dipulangkan," ujarnya saat ditemui di Kampus Unisba, Kamis (4/9/2025) sore.

Sebelum mendatangi Mapolda Jabar, kata dia, pihaknya juga sudah bertemu dengan Kapolri untuk membahas terkait pelayanan kesehatan bagi para demonstran yang ditahan tersebut.

"Karena kemarin saya bertemu dengan Pak Kapolri, tujuan untuk mereka yang ditahan pelayanan kesehatan dipastikan dalam kondisi yang sehat dan baik," kata Pigai.

Dia mengatakan, pihaknya mendatangi Mapolda Jabar karena ingin melihat kondisi demonstran yang ditahan agar pelayanan kesehatan dan kondisinya benar-benar diperhatikan oleh aparat kepolisian.

"Saya kira itu, jadi mau cek di Polda itu hanya lihat mereka yang ditahan. Yang penting rakyat kita aman, damai, mari kita bangun Indonesia bersama-sama. Kalau rakyat kita bersama-sama dengan suasana damai, ya kita happy lah," ucapnya.

Hanya saja, dalam kesempatan tersebut, Pigai belum memastikan berapa jumlah demonstran yang ditahan polisi usai aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara di sisi lain, dia menyoroti keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat setelah adanya aksi unjuk rasa di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Kota Bandung.

"Jangan sampai antara rakyat dengan pemerintah (tidak harmonis), kita harus memajukan dengan keharmonisan yang baik, perdamaian, dan keadilan semuanya," ujar Pigai.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved