Minggu, 12 April 2026

Sampah di Jabar 25 Ton per Hari, Uden Dida Efendi: Pemprov Harus Serius Kelola Sampah Jadi Energi

Uden Dida Efendi meminta Pemprov Jabar harus serius kelola sampah jadi energ

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
istimewa
UDEN DIDA EFENDI - Anggota Komisi IV DPRD Jabar dari Fraksi PPP, Uden Dida Efendi. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jawa Barat menghasilkan timbulan sampah sebanyak 25.333 ton per hari. Dari jumlah tersebut, 40,60 persen merupakan sampah sisa makanan, 19,59 % sampah plastik, dan 13,28 % sampah kertas. 

Anggota Komisi IV DPRD Jabar dari Fraksi PPP, Uden Dida Efendi mengatakan, sumber terbesar sampah ini datang dari rumah tangga, yang menyumbang 47,42?ri total timbulan sampah harian.

“Sampah makanan merupakan bagian terbesar dari total timbulan sampah, dan jika dikelola dengan baik, kita bisa mengurangi setidaknya hampir separuh permasalahan sampah di Jawa Barat,” ujar Uden, Sabtu (16/8/2025).

Sebenarnya, kata dia, jumlah sampah sebesar itu adalah peluang jika dikelola dengan tepat. Misalnya, memanfaatkan sampah organik menjadi biogas dan pupuk cair.

"Biogas itu bisa dimanfaatkan untuk memasak, dan pupuk cairnya untuk pertanian. Tapi ini masih gelombang kecil dibanding volume sampah yang ada," katanya.

Menurutnya, untuk skala besar yang dibutuhkan adalah visi sistemik, mulai dari pembangunan instalasi pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) di TPPAS, pemilahan dari hulu, hingga regulasi proaktif dan alokasi anggaran berkelanjutan. 

“Semua pihak Pemprov, kabupaten/kota, dan swasta—harus bersinergi,” katanya. 

Uden juga menyoroti penerapan teknologi RDF (Refuse Derived Fuel) yang sudah berjalan terbatas di beberapa daerah. 

“Teknologi ada, tapi diperlukan regulasi ketat supaya prosesnya ramah lingkungan dan manfaatnya nyata ke masyarakat," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved