Senin, 11 Mei 2026

Uden Dida Efendi Dorong Pemprov Jabar Manfaatkan Sampah jadi Energi Terbarukan

Uden Dida Efendi meminta Pemprov Jabar memanfaatkan sampah untuk diolah menjadi energi terbarukan

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
istimewa
UDEN DIDA EFENDI - Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Uden Dida Efendi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus segera mengubah timbulan sampah ini menjadi peluang energi masa depan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Timbulan sampah diberbagai daerah di Jawa Barat semakin mengkhawatirkan. 

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Uden Dida Efendi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus segera mengubah timbulan sampah ini menjadi peluang energi masa depan.

Uden mengatakan, konversi sampah menjadi energi bukan sekadar isu lingkungan, tetapi juga soal keberlanjutan energi di tengah krisis sumber daya fosil. 

Menurutnya, teknologi sudah tersedia, anggaran bisa diupayakan, namun kemauan politik kerap mandek di tengah jalan.

"Sampah ini kalau dikelola serius bisa jadi sumber energi terbarukan. Tapi faktanya, banyak daerah masih sebatas bicara tanpa langkah konkret," ujar Uden Dida Efendi, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (16/8/2025).

Uden mencontohkan, Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) di beberapa wilayah Jabar punya kapasitas untuk menjadi pembangkit listrik tenaga sampah, tetapi realisasinya tersendat karena persoalan perizinan dan koordinasi antarinstansi.

"Kita punya TPPAS yang mestinya bisa dioptimalkan, tapi sering terhambat di regulasi atau teknis pengelolaan," katanya.

Menurut Uden, pemerintah daerah harus mulai melihat sampah sebagai aset ekonomi, bukan semata beban. Selain mengurangi volume sampah yang menumpuk, pengolahan menjadi energi bisa membuka lapangan kerja baru dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

"Kalau ini jalan, kita bisa kurangi ketergantungan energi fosil, bahkan bisa menyerap tenaga kerja lokal," katanya.

Uden juga mengkritik kurangnya edukasi masyarakat terkait pemilahan sampah dari sumbernya. Tanpa pemilahan yang baik, proses konversi menjadi energi akan sulit dan mahal.

"Edukasi ini penting, karena kalau sampahnya tercampur semua, teknologinya jadi lebih mahal dan prosesnya lebih lama," ucapnya.

Uden menegaskan, Jawa Barat harus menjadi pionir dalam pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.

Dengan jumlah penduduk besar dan produksi sampah tinggi, potensi ini bisa menjadi model nasional.

"Kalau Jabar bisa memulai lebih dulu, ini bisa jadi contoh Nasional. Jangan sampai kita hanya jadi penonton ketika daerah lain sudah melangkah," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved