Rabu, 22 April 2026

Sri Dewi: Milad PKS Momentum Perkuat Ketahanan Indonesia

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Sri Dewi Anggraeni, menyebut Milad ke-24 PKS menjadi momentum memperkuat ketahanan nasional

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
SRI DEWI ANGGRAINI - Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS, Sri Dewi Anggraeni, menyebut Milad ke-24 PKS menjadi momentum memperkuat ketahanan nasional melalui penguatan keluarga dan masyarakat. 
Ringkasan Berita:
  • Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS, Sri Dewi Anggraeni, menyebut Milad ke-24 PKS menjadi momentum memperkuat ketahanan nasional melalui penguatan keluarga dan masyarakat
  • Tema Milad ke-24 PKS, yakni Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia, menekankan pentingnya kemandirian dan daya tahan di tengah situasi global yang tidak menentu.

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS, Sri Dewi Anggraeni, menyebut Milad ke-24 PKS menjadi momentum memperkuat ketahanan nasional melalui penguatan keluarga dan masyarakat.

Sri Dewi mengatakan, tema Milad ke-24 PKS, yakni Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia, menekankan pentingnya kemandirian dan daya tahan di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Milad tahun ini mengusung semangat berdaya. Artinya, PKS bersama rakyat ingin menguatkan ketahanan Indonesia,” ujar Sri Dewi, Selasa (21/4/2026).

Sri Dewi menjelaskan, ketahanan yang dimaksud tidak hanya terbatas pada ketahanan pangan yang saat ini menjadi isu utama, tetapi juga mencakup ketahanan nasional secara menyeluruh.

Menurutnya, ketahanan nasional harus dibangun dari unit terkecil, yakni keluarga, kemudian diperkuat di tingkat masyarakat hingga menjadi kekuatan bangsa.

“Ketahanan nasional itu dimulai dari keluarga. Kalau keluarga kuat, masyarakat kuat, maka negara juga akan kuat,” katanya.

Sri Dewi menambahkan, semangat berdaya dalam Milad PKS juga menjadi ajakan bagi kader dan masyarakat untuk mampu beradaptasi terhadap berbagai tantangan, termasuk dinamika global yang terus berubah.

“Kita harus mengasah potensi agar mampu merespons kondisi yang tidak menentu dengan baik,” ucapnya.

Terkait peringatan Milad di tingkat daerah, ia menyebut kegiatan yang dilakukan umumnya berupa aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat.

“Ada kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved