George Edwin Sarankan Aparat Hukum jadi Mediator dalam Kasus Siswa dan Guru
George Edwin Sugiharto, meminta aparat penegak hukum lebih bijak dalam menangani kasus yang melibatkan siswa dan guru.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, George Edwin Sugiharto, meminta aparat penegak hukum lebih bijak dalam menangani kasus yang melibatkan siswa dan guru.
George Edwin menilai, tidak semua kasus yang melibatkan siswa dan guru perlu dibawa ke ranah pidana.
“Saya kira aparat penegak hukum apabila menerima pengaduan kasus-kasus antara siswa dengan gurunya itu harus betul-betul bisa memilah dan memilih,” ujar George, Sabtu (18/10/2025).
Menurutnya, jika persoalan yang terjadi masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak termasuk dalam tindak pidana berat, maka aparat sebaiknya mengambil peran sebagai mediator.
“Artinya kalau misalkan di luar daripada pidana, saya kira harusnya aparat penegak hukum bisa menjadi mediator saja, memfasilitasi, mencari jalan keluar, mencari kesepahaman terhadap kesalahpahaman,” katanya.
George menegaskan, hanya kasus yang benar-benar masuk kategori pidana berat dan menimbulkan luka yang seharusnya diproses hukum lebih lanjut.
“Kecuali memang sudah masuk ke ranah pidana yang sudah fatal menimbulkan luka, jadi memang harus dilihat kasusnya,” ucapnya.
Namun, untuk kasus yang masih bersifat pembinaan, George Edwin menilai penyelesaian terbaik adalah melalui mediasi dan komunikasi antara pihak terkait.
“Kalau selama kasusnya tidak masuk ke ranah yang berat dan itu merupakan bentuk pembinaan, saya kira harusnya aparat penegak hukum bisa menjadi mediator saja yang melaksanakan bagaimana mencari kesepahaman,” ucapnya.
| Anggota DPRD Jabar Cucu Sugiarti Hadiri Citra Bakti di Bekasi, Tekankan Pentingnya Kepedulian Sosial |
|
|---|
| Anggota DPRD Jabar Aten Munajat Soroti Trend Peningkatan Perempuan Jadi Kepala Keluarga |
|
|---|
| Perkuat Ketahanan Pangan, Mas Jun Salurkan Beras Lewat Program Citra Bakti di Cirebon |
|
|---|
| DPRD Soroti LKPJ Gubernur 2025, Belum Fokus pada Ekonomi dan Ketahanan Pangan |
|
|---|
| Harga Telur Tinggi Meski Surplus, Sri Dewi Anggraini: Beban Peternak dan Distribusi yang Tidak Sehat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-V-DPRD-Jawa-Barat-dari-Fraksi-Gerindra-George-Edwin-Sugiharto.jpg)