Selasa, 7 April 2026

LINK Formulir dan Cara Daftar Kursus Bahasa Inggris Gratis untuk Guru MI, Resmi dari Kemenag

Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) bisa mengikuti kursus Bahasa Inggris gratis dari Kementerian Agama (Kemenag).

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
(DOK. Kemenag)
Guru MI - Masridawati, guru di Madrasah Ibtidaiyahdi Desa Simasom, Kota Padangsidimpuan. Ilustrasi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) bisa mengikuti kursus Bahasa Inggris gratis dari Kementerian Agama (Kemenag). 

TRIBUNJABAR.ID - Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) bisa mengikuti kursus Bahasa Inggris gratis dari Kementerian Agama (Kemenag).

Program ini diluncurkan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Kemenag.

Kemenag akan memilih 300 guru MI untuk mendapatkan beasiswa kursus bahasa Inggris.

Dalam rancangannya, program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional Guru MI dalam pengajaran bahasa asing.

Kompetensi profesional yang menunjang diharapkan bisa selaras dengan tuntutan kurikulum dan kebutuhan belajar peserta didik di jenjang dasar.

Ada 300 kuota tersedia bagi para guru MI se-Indonesia untuk mengikuti program kursus bahasa Inggris ini.

Pendaftarannya dibuka pada 24 sampai dengan 31 Juli 2025.

Berikut adalah link dan cara daftar kursus bahasa Inggris untuk guru MI dari Kemenag:

  1. Buka link: https://s.id/KursusguruMI
  2. Login ke email jika belum masuk
  3. Isi data-data yang diminta seperti: pangkat/golongan, pendidikan terakhir, satuan kerja/madrasah, provinsi, status, tempat tanggal lahir, email aktif, nama lengkap, jabatan, alamat rumah, nomor WhatsApp, NIP/NPK/NUPT/Peg.Id, alamat kantor, kota/kabupaten, dan level penguasaan bahasa Inggris
  4. Pastikan data yang telah diisi benar, jika sudah yakin, klik "Kirim".

Baca juga: Murid SD di Bandung Emosi Dinasihati Guru Lari ke Luar dan Panjat Tower 25 Meter, Begini Nasibnya

Keterangan Kemenag

Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Ashyar mengatakan bahwa program ini adalah usaha Kemenag untuk mempersiapkan guru MI agar mampu mengajar bahasa Inggris.

"Ini adalah bentuk ikhtiar serius kami untuk mempersiapkan guru MI agar mampu mengajar Bahasa Inggris dengan pendekatan yang tepat, menyenangkan, dan berbasis kebutuhan anak," Thobib Al Asyhar, dilansir dari laman Kemenag, Minggu (27/7/2025).

"Dengan penguasaan metodologi dan alat asesmen yang baik, guru akan lebih percaya diri dan terampil dalam mentransfer keterampilan bahasa kepada siswa," sambungnya.

Thobib menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat GTK Madrasah dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta melalui Regional English Language Office (RELO), bekerja sama dengan asosiasi pengajar Bahasa Inggris internasional, TESOL.

“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa penguatan kualitas guru madrasah tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi perlu dukungan jejaring global. Dengan melibatkan RELO-TESOL, kita ingin memastikan standar pelatihan yang terbaik untuk guru MI,” tegas Thobib. 

Melalui program ini, Direktorat GTK Madrasah berharap ekosistem pembelajaran Bahasa Inggris di madrasah ibtidaiyah semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan globalisasi sejak dini.

Baca juga: Beasiswa Program Indonesia Pintar dan Paket Buku Dibagikan kepada Ribuan Pelajar Karawang

Baca artikel menarik Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved