Bisa Tampung 25 Ribu Kendaraan Wisatawan, Area Parkir di Pangandaran Segera Dibangun
Lahan bekas Pasar Wisata (PW) di Pangandaran, Jawa Barat, akan disulap menjadi area parkir.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Lahan bekas Pasar Wisata (PW) di Pangandaran, Jawa Barat, akan disulap menjadi area parkir. Pembangunan direncanakan akan dilaksanakan mulai akhir Juli ini.
Tujuan pembangunan lahan parkir itu untuk mendukung kelancaran lalu lintas serta penataan kawasan wisata.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Irwansyah, mengatakan, penataan area parkir ini akan menggunakan material hotmix. Semua pembiayaan pembangunan infrastruktur parkir itu akan ditanggung oleh pihak ketiga.
Irwansyah menyebut, pihak ketiga atau vendor akan menggelontorkan dana sekitar Rp 8 miliar khusus untuk pengerjaan hotmix. Selain itu, tambahan anggaran sekitar Rp 2 miliar akan digunakan untuk pemasangan alat dan sistem tiket parkir elektronik.
"Jadi, total investasi dari pihak ketiga mencapai Rp 10 miliar. Ini termasuk pengadaan sistem tiket parkir yang dipasang sebagai dampak dari kejadian sebelumnya (pungli)," kata Irwansyah, Senin (21/7/2025).
Baca juga: Pangandaran Sudah Lebih Dulu Terapkan Senam Pagi untuk Siswa Sekolah
Lahan parkir itu akan memakai lahan 7 hektare dan dirancang mampu menampung hingga 25 ribu unit kendaraan.
Area parkir baru ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kepadatan kendaraan di kawasan wisata Pangandaran.
Setelah pembangunan selesai, semua kendaraan wisatawan, baik roda empat maupun bus, diwajibkan parkir di area PW.
Hanya kendaraan tamu hotel yang diperbolehkan parkir di area hotel masing-masing di kawasan wisata.
Baca juga: Kesadaran Masyarakat Pangandaran Pakai Helm Saat Berkendaran Minim, Polisi Sudah Tempuh Banyak Cara
"Artinya, ke depan semua kendaraan tidak boleh lagi parkir di sepanjang jalan area wisata. Kecuali yang masuk ke hotel," ucap Irwansyah.
Terkait pembangunan tempat relokasi dan fasilitas pedagang di kawasan itu menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perdagangan.
"Dishub hanya fokus pada pembangunan area parkir," ujarnya. (*)
| PLN Tebar Terang dan Kepedulian di Pangandaran, Warga dan Nelayan Rasakan Manfaat Nyata |
|
|---|
| Tren Wisata Bergeser ke Alam, Pangandaran Disiapkan Jadi Destinasi Kelas Dunia |
|
|---|
| Disdikpora Pangandaran Kembali Tegaskan agar Sekolah Berani Tolak Menu MBG Tak Layak |
|
|---|
| Trump Sepakati Gencatan Senjata Iran, Ketua DPRD Pangandaran Wanti-wanti Dampak BBM dan Pangan |
|
|---|
| Sambut Tol Getaci, Pangandaran Usul Bangun Jalur Karangnini untuk Pecah Macet di Pintu Masuk Wisata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Alat-berat-eksavator-merobohkan-bangunan-kios-di-Pasar-Wisata-Pananjung.jpg)