Persib Bandung
Persib Training Camp di Thailand: Hodak Ukir Chemistry, Petric Target 100 Persen Kebugaran
Armada Biru bertolak dari Bandung pada Kamis, 17 Juli 2025, dan langsung mendarat di markas latihan yang telah dipilih tim pelatih.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib memilih Negeri Gajah Putih sebagai “laboratorium” untuk memoles kekuatan jelang musim baru. Arsitek Maung Bandung, Bojan Hodak, menilai training camp (TC) selama sepuluh hari di Thailand, 17 sampai 26 Juli 2025, adalah sarana ideal untuk merajut kekompakan, terutama karena skuadnya kini dihiasi wajah‑wajah anyar yang butuh waktu menyatu.
“Pada dasarnya kami akan berada bersama‑sama dalam sepuluh hari, para pemain akan saling mengenal satu sama lain dengan lebih baik. Jadi bagi para pemain baru, ini bagus untuk menyatu dan kami akan siap untuk liga,” kata Hodak dilansir laman klub.
Pelatih terbaik Liga 1 dua musim terakhir (2023/24 dan 2024/25) itu menambahkan, selain memperkuat chemistry antarpemain, TC juga memudahkannya memantau adaptasi seluruh elemen tim dalam satu atap.
Agenda perjalanan sudah dikunci: armada Biru bertolak dari Bandung pada Kamis, 17 Juli 2025, dan langsung mendarat di markas latihan yang telah dipilih tim pelatih.
Program Fisik: Dari 60 Persen ke 100 Persen
Di sisi kebugaran, pelatih fisik Miro Petric terus memeras keringat pasukan Pangeran Biru. Setelah dua pekan pramusim, ia mengukur stamina pemain baru mencapai kisaran 50‑60 persen—angka yang menurutnya lumrah karena program baru memasuki fase pengenalan.
“Kami masih di awal (program). Pemain sekarang sedang kesulitan (intensitas latihan tinggi) seperti yang Anda lihat. Latihannya sangat keras. Tapi selangkah demi selangkah, kami mencapai target yang kami inginkan,” tutur Petric di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa 15 Juli 2025.
Trainer asal Kroasia itu menegaskan grafik fisik akan menanjak seiring naiknya beban latihan harian. Targetnya ambisius namun terukur: kebugaran berada di puncak kala Liga Super 2025/26 menendang bola pertama kali pada 9 Agustus 2025.
“Saat ini kami berada di sekitar 50‑60 persen. Tapi sampai awal musim, sampai 9 Agustus, baru kami bisa ada di angka 90‑100 persen,” ucapnya.
Selama bermarkas di Thailand, setiap sesi latihan dijadwalkan untuk menggabungkan elemen taktik, teknik, dan permainan internal—dengan penekanan pada interaksi pemain senior dan pendatang baru. Hodak ingin seluruh individu memahami ritme permainan klub sebelum kembali ke Bandung.
Selain menu latihan padat, manajemen juga mengagendakan uji coba tertutup agar tim dapat mengaplikasikan pola permainan dalam situasi nyata tanpa tekanan publik berlebih. Hasil sparing akan menjadi bahan evaluasi akhir sebelum Persib memasuki fase persiapan terakhir setibanya di Indonesia.
Dengan kombinasi chemistry‑building, program fisik bertahap, dan simulasi pertandingan, Persib menargetkan kembali kompetitif di papan atas. Sepuluh hari di Thailand bukan sekadar pelesiran, melainkan pondasi untuk mempertahankan reputasi sang juara bertahan di musim yang kian sengit.
| Saddil Tatap ACC Sebagai Tantangan untuk Ukur Kemampuan Persib: Semua yang Dihadapi Tim Juara |
|
|---|
| Skuad Persib Bandung Nikmati Masa Libur, Saddil Ramdani Pilih Habiskan Waktu dengan Keluarga |
|
|---|
| Bukan Cuma Nonton, Winger Persib Saddil Ramdani Petik Pelajaran Taktik Kontestan Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Update Jadwal Persib Bandung di Musim 2026/2027, 2 Kompetisi Terkonfirmasi |
|
|---|
| Frans Putros Dapat Kabar Bahagia Saat Bela Timnas Irak, Bobotoh Persib Ramai Ucapkan Selamat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/20250710_GANI_Persib_Julio_Cesar_05.jpg)