Mahasiswa Unpad Sabet Dua Gelar Juara di National Industrial Robotic Competition 2025
Dua mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) berhasil meraih dua gelar juara sekaligus dalam ajang National Industrial Robotic Competition (NIRC).
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) berhasil meraih dua gelar juara sekaligus dalam ajang National Industrial Robotic Competition (NIRC) 2025.
Keduanya ialah Raditya Ahmad Arfandi dan Ivan Anthony yang merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Elektro Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unpad.
Dalam ajang yang berlangsung di Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, itu, Raditya dan Ivan berhasil menyabet juara satu kategori Best Video Presentation serta juara dua kategori Best Debug and Problem Solving.
Berbekal pengetahuan dari mata kuliah pemrograman pada Prodi Teknik Elektro, keduanya mampu mengaplikasikan teori yang dipelajari ke dalam praktik langsung saat mengikuti kejuaraan tersebut.
Raditya mengakui, dalam ajang itu ilmu yang didapat dari mata kuliah pemrograman sangat membantunya, karena logika-logika yang diprogramkan pada robot sangat relevan.
"Jadi, hanya membutuhkan sedikit adaptasi untuk memprogram robot tersebut, karena sudah ada dasarnya dari kuliah," kata Raditya Ahmad Arfandi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/7/2025).
Di ajang NIRC, keduanya saling berbagi tugas, di antaranya, Raditya berperan sebagai programer, sedangkan Ivan bertanggung jawab untuk mengurusi bagian hardware.
"Kami sangat bersyukur seluruh kebutuhan selama mengikuti NIRC 2025 difasilitasi oleh Unpad, dan ada dosen Teknik Elektro yang membimbing serta mendampingi secara daring," ujar Raditya Ahmad Arfandi.
Menurut Raditya, kehadiran dosen pembimbing tersebut sangat membantu untuk berkonsultasi hingga memberikan saran dan masukan teknis selama masa latihan meski hanya melalui daring.
Sementara Ivan Anthony menyampaikan, dasar-dasar yang dipelajari di Prodi Teknik Elektro sangat berkaitan dengan kompetisi tersebut, karena tidak hanya mengurusi pemrograman robot.
Namun, langsung menangani perangkat keras atau hardware yang menuntut pemahaman mendalam tentang komponen-komponen robot, sehingga turut menguji skill dan ketelitian.
"Sebenarnya, ada juga dasarnya yang berkaitan Teknik Elektro, karena kontak langsung dengan robotnya, sehingga harus tahu bagian mana yang tidak boleh diganggu, dan saat ada kerusakan bisa segera ditangani," kata Ivan Anthony.
Saat ini, Raditya dan Ivan tengah mempersiapkan pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baru yang diberi nama Unpad Technology Club meski saat ini sudah terdapat Kelompok Kegiatan Mahasiswa (KKM) yang berfokus di bidang robotika.
Ivan mengakui, UKM Unpad Technology Club disiapkan sebagai wadah bagi mahasiswa yang berminat pada bidang teknologi, dan tidak terbatas pada robotika saja.
"Melalui UKM ini, kami ingin mencipatkan ruang kolaboratif untuk berbagi pengetahuan, mengasah keterampilan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat maupun industri," ujar Ivan Anthony.
| Polda Jabar akan Turunkan Robot Selam Cari Atlet Terjun Payung Tenggelam di Pangandaran |
|
|---|
| Alumni Pertanian Unpad Galang Konser Amal bersama Musisi Bandung untuk Sumatera |
|
|---|
| Light of Legacy: Konser Amal IKANO untuk Dana Abadi Unpad demi Masa Depan Pendidikan |
|
|---|
| Kompetisi Pariwisata Indonesia ke-16: Ajang Integrasi Mata Kuliah dan Penguatan Soft Skill Mahasiswa |
|
|---|
| Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Motor di Parkiran RS Unpad Sumedang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Dua-mahasiswa-Teknik-Elektro-Fakultas-MIPA-Unpas.jpg)