Perahu Nelayan Tanpa Awak Terdampar di Pantai Timur Pangandaran, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem
Warga sekitar yang menemukan perahu tersebut segera melaporkan temuan itu kepada relawan SAR Barakuda Pangandaran.
Penulis: Padna | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sebuah perahu nelayan tanpa awak ditemukan terdampar di Blok Pasar Ikan, Kawasan Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (13/6/2025).
Perahu dengan nama lambung GM 818 itu diduga hanyut akibat gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda kawasan pesisir selatan Jawa Barat beberapa hari terakhir ini.
Warga sekitar yang menemukan perahu tersebut segera melaporkan temuan itu kepada relawan SAR Barakuda Pangandaran.
Tim relawan pun langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk mengevakuasi perahu yang mengalami kerusakan setelah terhempas ke daratan.
"Jadi, saat mendapat informasi ada perahu tanpa awak yang terdampar, kami langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi dan mengevakuasi perahu agar tidak membahayakan warga," ujar Dadang seorang relawan dari SAR Barakuda di Pantai Timur Pangandaran, Jumat pagi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Pangandaran pun segera melakukan pelacakan mengidentifikasi pemilik perahu.
Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian berhasil menghubungi pemilik sah perahu tersebut.
"Sudah kami hubungi. Perahu tersebut milik Bapak Mu'in, warga Desa Wonoharjo. Diduga perahu lepas dari tambatan dan hanyut terbawa arus karena gelombang tinggi," kata Bripka Roswendi, anggota Satpolair Polres Pangandaran.
Dengan adanya insiden ini, Satpolair mengimbau seluruh nelayan di wilayah Kabupaten Pangandaran untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang belakangan ini sering berubah drastis.
"Kami mengingatkan para nelayan agar selalu memantau prakiraan cuaca sebelum melaut dan memastikan perahu ditambatkan dengan aman," ujarnya.
Fenomena cuaca ekstrem seperti angin kencang dan gelombang tinggi, memang kerap melanda perairan Pangandaran dalam beberapa pekan terakhir.
"Para nelayan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari BMKG agar terhindar dari risiko laka laut," ucap Roswendi.
| Mulai 2026 Ini Pemerintah Kabupaten Pangandaran Bakal Fokus Bangun Jalan Desa |
|
|---|
| PLN Tebar Terang dan Kepedulian di Pangandaran, Warga dan Nelayan Rasakan Manfaat Nyata |
|
|---|
| Sempat Terdampar di Sorong Papua Barat, Warga Ciparay Bandung Dijadwalkan Pulang Sabtu Ini |
|
|---|
| Tren Wisata Bergeser ke Alam, Pangandaran Disiapkan Jadi Destinasi Kelas Dunia |
|
|---|
| Disdikpora Pangandaran Kembali Tegaskan agar Sekolah Berani Tolak Menu MBG Tak Layak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sejumlah-relawan-dan-Personel-Satpolair-Polres-Pangandaran-m.jpg)