Warga Geram Bobotoh Geber Knalpot Brong Berjam-jam dan Balapan Depan Rumdin Jenderal Polisi
Selain bernyanyi, sejumlah Bobotoh juga melakukan konvoi dengan membawa bendera Persib Bandung dan kendaraan bermotor.
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Bobotoh Persib membanjiri jalan R Syamsudin SH di Kota Sukabumi pada Sabtu (14/05/2025) malam, usai Persib main melawan Persis Solo.
Diperkirakan lebih dari seribu orang yang mayoritas terdiri dari kelompok remaja memenuhi jalanan sepanjang R Syamsudin SH.
Kehadiran mereka untuk merayakan kemenangan tim kesayangan Persib Bandung dalam pertandingan Liga 1.
Pantauan Tribunjabar.id, sekitar pukul 20.00 WIB di depan Balaikota Sukabumi para Bobotoh terlihat menyanyikan yel-yel khas Persib Bandung, menunjukkan semangat dan kebanggaan atas prestasi tim. Begitu juga di depan Kampus UMMI.
Selain bernyanyi, sejumlah Bobotoh juga melakukan konvoi dengan membawa bendera Persib Bandung dan kendaraan bermotor.
Ratusan kendaraan motor di antaranya menggunakan knalpot brong. Suara bising mesin kendaraan yang digeber-geber sepanjang jalan semakin memanaskan suasana.
Namun, akibat suara keras yang dihasilkan, beberapa kendaraan yang memakai knalpot brong mengalami kerusakan, dengan beberapa mesin kendaraan mengalami jebol setelah dipaksa beraksi.
Di sela-sela berkumpulnya Bobotoh, mereka juga menjadikan sebagian jalan kosong R Syamsudin SH yang berada di depan Rumah Dinas Jenderal Polisi mendadak jadi lintasan balapan.
Terlihat sejumlah kendaraan motor memacu dengan menarik gas sekencangnya dengan bolak balik mulai dari depan kantor Jasa Raharja hingga gerbang utama kampus UMMI
Situasi semakin memanas dengan kebisingan knalpot brong di sepanjang Jalan R Syamsudin SH. Disisi lain kelompok Bobotoh pada pukul 22.00 WIB terus berdatangan ke jalan R Syamsudin SH.
Kendati momentum ini merupakan kebanggaan Persib Bandung juara Liga 1, namun atas bisingnya suara bising knalpot warga sekitar sempat geleng-geleng kepala melihat aksi Bobotoh yang di dominasi kelompok remaja.
Warga sekitar pun enggan berkomentar hanya bisa diam. Melihat dan mendengar suara knalpot motor di geber-geber yang menggangu waktu istirahat setelah aktivitas.
Salah seorang warga sekitar, Cecep (43) mengatakan sangat geram dengan prilaku para Bobotoh yang berkelakuan diluar koridornya hingga mengganggu ketertiban masyarakat.
"Jelas kami warga di sini terganggu dengan suara bisingnya suara knalpot Brong digeber-geber. Kami tidak jadi soal adanya uforia kemenangan Persib, da saya juga pendukung Persib, tapi ini mengganggu anak-anak warga juga yang sedang istirahat," ujarnya, saat mengeluhkan suara bising knalpot Brong.
Cecep juga merasa adanya pembiaran dari aparat kepolisian membiarkan knalpot brong digeber-geber hingga larut malam.
"Jam 19.30 itu sudah berisik. Disini itu sampai jam 23.00 WIB suara bising geber-geber knalpot. Mau kita turun salah. Akhirnya kesal juga," ucapnya.
"Ditambah juga dengan lintasan balapan. Mereka gak mikir di depan itu kan rumah Dinas pak Jenderal," tutupnya.
| Daftar Pemain Persib Bandung yang Habis Kontrak Akhir Mei 2026, Evaluasi Skuad Mulai Berjalan |
|
|---|
| Kata Bojan Hodak setelah Tak Lagi Jadi Pelatih Persib, dari Bobotoh sampai Alasan Mundur |
|
|---|
| Daftar 9 Pemain Persib Bandung Berstatus Pinjaman di Klub Lain, Comeback Musim Depan? |
|
|---|
| Wagub Jabar: Saatnya Persib Bandung Bisa Berprestasi di Tingkat Internasional! |
|
|---|
| Sudah Hafal Skuad, Penunjukan Igor Tolic Dinilai Jadi Langkah Tepat Persib Tatap Musim Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bobotoh-Persib-saat-berada-jalan-R-Syamsudin-SH-tepatnya-depa.jpg)