Persib Bandung
Terbongkar oleh Ciro Alves, Ini Dia Sosok di Balik Maskot Prabu Kebanggaan Persib Bandung
Tak banyak yang tahu siapa sosok di balik topeng Prabu, harimau berwarna keeemasan dengan corak hitam, maskot kebanggaan Persib Bandung ini.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Maskot kebanggaan Persib Bandung, Prabu selalu menjadi pusat perhatian karena berhasil menghibur banyak penonton di setiap pertandingan.
Tak banyak yang tahu siapa sosok di balik topeng Prabu, harimau berwarna keeemasan dengan corak hitam, ini.
Namun, setelah lebih dari lima tahun menyembunyikan identitasnya, Mohamad Purnama Suherman (30) akhirnya dikenal publik sebagai pria di balik karakter kocak dan enerjik itu.
Perjalanan Purnama menjadi maskot, tidak dimulai dari panggung besar, melainkan dari kampus dan semangat menjadi volunteer.
Baca juga: Demi Persib Bandung, Fitry Rela Antri War Tiket hingga 4 Jam: Suami Sampai Begadang
Purnama memulai langkahnya sebagai mahasiswa jurusan pendidikan olahraga di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Sejak awal, ia dikenal sebagai sosok yang aktif, suka bercanda, dan punya energi positif yang menular.
“Sebelum menjadi Prabu, aku sempat jadi maskot, Momo, di ASEAN Para Games 2018,” kata Purnama saat ditemui di Fitgoal Antapani, Rabu (21/5/2025).
Purnama mengatakan, awalnya ia mendaftar menjadi volunteer.
Tanpa diduga, sifatnya yang ceria membuat sesama volunteer menunjuknya sebagai maskot resmi acara itu, yaitu Momo.
“Aku bukan anak dance jadi aku senam dengan gaya senam aerobik dan aku improvisasi split. Dari gerakan itu aku viral sampai di media sosial,” kata Purnama.
Setelah viral sebagai Momo, di tahun yang sama, Purnama mendapat tawaran tak terduga dari manajemen Persib.
“Waktu itu Persib baru ngebuat maskot namanya Prabu, aku datang ke Graha Persib untuk audisi. Ternyata disana mental aku dites, dan aku coba kostum Prabu sambil nari dan split, mereka suka,” kata Purnama.
Menggunakan maskot yang tebal dan besar tentu tidaklah mudah.
Purnama mengatakan, maskot Momo memilki badan yang tebal dan ketika digunakan rasanya tentu panas.
Baca juga: Bakal Ada Konvoi Bobotoh di Kota Cirebon Rayakan Persib Bandung Juara Malam Ini, Simak Rutenya
“Aku sampai dehidrasi parah bisa sampai lima kali ganti baju. Tapi ketika aku coba maskot Prabu, rasanya beda, bagian kepala lebih ngepress jadi kepala nggak akan lepas. Bagian badannya pun terdapat bagian jaket, bagian kaki dan tangan juga terpisah,” kata Purnama.
Sejak saat itu, karakter Prabu lahir. Debut pertamanya di Stadion GBLA saat launching karakter maskot pun penuh kejutan.
“Waktu launching Prabu, saya merinding, dari kepala sampai kaki,” ujarnya.
Ia menjadikan maskot ini bukan sekadar boneka lucu, melainkan sosok yang dekat dengan penonton, terutama anak-anak.
Selama lima tahun, Purnama selalu merahasiakan identitasnya.
Namun, saat laga panas Persib vs Persija, momen tak terduga membongkar semuanya.
Setelah mencetak gol, Ciro Alves memakaikan kepala kostum Prabu ke dirinya sendiri, dan wajah Purnama pun terlihat jelas di layar besar.
“Waktu itu Ciro bikin gol, dan aku peluk dia. Tiba-tiba dia minta izin bilang pinjam kepalamu ya. Aku belum bilang no, tapi dia udah tarik kepala Prabu. Dari situ banyak yang tahu kalau sosok Purnama adalah di balik Prabu,” tuturnya.
Sejak itu, akun Instagram Purnama kebanjiran follower. Video-videonya sebagai Prabu ditonton jutaan kali.
Puncak dari perjalanan Purnama datang pada FIFA U-17 World Cup 2023 yang digelar di Indonesia.
Ia diminta menjadi pengganti maskot resmi FIFA, Bacuya, yang pingsan karena kepanasan dalam kostum.
Dengan pengalaman dan stamina yang kuat, Purnama mampu tampil lincah, berlari, menari, bahkan melakukan split.
Menjadi ‘badut’ dan dipandang sebelah mata, tentunya pernah dirasakan oleh Purnama.
Bagi Purnama, menjadi maskot bukan sekadar pekerjaan, itu adalah jalan hidup, bahkan bentuk ibadah.
“Dibalik maskot ini, aku sering melihat hal -hal yang sebelumnya nggak terlihat. Aku sering nangis dalam kostum karena dengan menjadi maskot, aku bisa menghibur banyak orang,” kata Purnama.
Dari sanalah ia menyadari bahwa mengenakan kostum bukan hanya tentang tampil lucu, melompat, atau berjoget di tengah keramaian.
Ia pun menceritakan bagaimana anak kecil yang menangis tak mau lepas dari pelukannya, ibu hamil yang ngidam ingin memeluk Prabu, hingga nenek-nenek yang menunggu di luar pagar acara demi sekadar bersalaman.
Baca juga: LINK Live Streaming Persib Bandung vs Persis Solo, Pangeran Biru Kejar 3 Poin Demi Momen Sempurna
“Aku enggak pernah ngerendahin pekerjaan orang lain. Aku belajar menghargai semua orang, dan aku ingin orang lain juga bisa melihat kerja maskot sebagai sesuatu yang mulia,” ujarnya.
Di balik senyuman besar kostum Prabu, ada pengorbanan besar, seperti dehidrasi, kelelahan ekstrem, bahkan hampir pingsan adalah bagian dari suka-duka yang dialami Purnama.
Ia pernah harus digendong karena tubuhnya tak kuat lagi menopang setelah tampil. Kini, ia tahu betul pentingnya pemanasan, asupan gizi, dan persiapan fisik.
Bagi Purnama, kostum maskot bukan sekadar pakaian. Ia adalah jembatan antara dirinya, orang lain, dan bahkan Tuhannya.
“Aku yakin, bikin orang senyum itu juga pahala. Aku bisa deket sama Tuhan lewat maskot,” tutupnya.
| Bojan Hodak Ungkap Kondisi Pemain Persib Bandung, Kelelahan saat Lawan Malut, Kini Mulai Berlatih |
|
|---|
| Asia Menanti Persib, Adam Alis Percaya Diri Jelang Kontra Bhayangkara FC dan Tatap 16 Besar ACL-2 |
|
|---|
| Rumor Kakak Adik Bakal Diloan Persib Bandung karena Minim Menit Main, Bojan Hodak: Kita Lihat Nanti |
|
|---|
| Persib Bandung Didenda Rp 1 M Lebih selama ACL 2, Kebanyakan akibat Suporter, Bojan Hodak Meradang |
|
|---|
| Sosok Gelandang Ini Pulih Dari Cedera, Kekuatan Persib Bertambah Saat Jamu Bhayangkara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Maskot-kebanggaan-Persib-Bandung-Prabu.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.