Minggu, 17 Mei 2026

Peluk Para Peserta Pendidikan Berkarakter, Tangis Dedi Mulyadi Pecah di Hari Kebangkitan Nasional

Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional itu, siswa peserta pendidikan berkarakter menampilkan kemampuan baris berbaris dalam parade defile.

Tayang:
tribunjabar.id / Nazmi Abdurrahman
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menangis, saat memeluk siswa peserta pendidikan berkarakter, di halaman Gedung Sate,Kota Bandung, Selasa (20/5/2025). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tangis Gubernur Jabar Dedi Mulyadi pecah saat memeluk siswa peserta pendidikan berkarakter, seusai upacara Hari Kebangkitan Nasional, di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (20/5/2025).

Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional itu, siswa peserta pendidikan berkarakter menampilkan kemampuan baris berbaris dalam parade defile.

Dedi mengaku terharu, menyaksikan para siswa bertemu dengan orangtuanya, setelah dua pekan menjalani pendidikan di Dodik Bela Negara, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

"Ya, gimana. Ini kan urusannya rasa ya. Urusan hati, urusan cinta. Siapa sih yang tidak terharu, orangtua bertemu anaknya saat anaknya sudah berubah," ujar Dedi, Selasa (20/5/1025).

Program tersebut, kata dia, lahir dari rasa sayang dan peduli terhadap nasib para remaja di Jabar, sehingga dirinya merasakan bagaimana kebahagiaan para orang tua saat bertemu kembali dengan anak-anaknya. 

"Ini adalah rasa, karena untuk itu saya sampaikan apa yang saya lakukan, dasarnya hati. Kalau yang saya lakukan dasarnya hati, maka diterimanya oleh rasa dan melahirkan cinta," katanya.

Melalui program ini, Dedi mengaku sedang membangun hubungan pemerintah dengan rakyat, agar rakyat bisa merasakan bahwa negara hadir di tengah persoalan yang mereka hadapi, terkhusus soal kenakalan remaja.

"Ini urusan rasa, bukan urusan-urusan administrasi kenegaraan," ucapnya.

Program ini, kata dia, adalah jawaban untuk pihak-pihak yang meragukan kebijakannya yang menyerahkan siswa bermasalah kepada TNI untuk dididik dan dibina agar bisa semakin baik.

"Jadi ini salah satu bukti bahwa semua orang, bukan semua orang ya, banyak orang meragukan apa yang dilakukan oleh Pemprov Jabar, tetapi akhirnya waktu yang menjawab," ucapnya.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved