Selasa, 28 April 2026

Dedi Mulyadi dan Kedubes Inggris Bahas Pembangunan Kampung Inggris dan Kolaborasi Hijau di Jabar

Mereka mengeksplorasi berbagai peluang kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Inggris, khususnya di bidang pendidikan dan lingkungan.

Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menerima kunjungan Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Matthew Downing di Bale Pakuan Bandung, Kota Bandung, Jumat (16/5/2025). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, baru saja menyambut perwakilan Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia dalam pertemuan strategis yang digelar di Bale Pakuan Bandung, Jumat (16/5/2025).

Dalam diskusi penuh gagasan tersebut, mereka mengeksplorasi berbagai peluang kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Inggris, khususnya di bidang pendidikan, lingkungan, transportasi, hingga pengembangan wilayah pesisir.

Salah satu topik yang mencuri perhatian adalah rencana membangun "Kampung Inggris" versi Jawa Barat. Inisiatif ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran bahasa Inggris sekaligus destinasi wisata edukasi yang unik.

Dedi Mulyadi menyampaikan, “Nanti kita bikin satu kampung saja. Di kampung itu orang-orang bicara pakai bahasa Inggris. Jadi tidak perlu lagi ke Jawa Timur, cukup di sini. Bisa untuk anak-anak belajar dan mengembangkan pariwisata.”

Rencana ambisius ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan interaktif di mana warga dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka sambil menikmati pengalaman wisata yang mendidik.

Dengan adanya kampung ini, Jawa Barat berupaya menciptakan daya tarik baru yang tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat sektor pariwisata lokal.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Matthew Downing, Wakil Kepala Second Cities Juliana Richter, Regional Outreach Manager for West Java Zoe Rimba, Communications Manager Adela, dan Head of Education British Council Indonesia Muhaimin. Kehadiran mereka memperkuat sinergi internasional dalam pertemuan tersebut.

Selain gagasan tentang Kampung Inggris, Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya pembangunan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap aktivitas penambangan liar yang merusak ekosistem dan menyerukan aksi nyata untuk menanam kembali gunung-gunung yang gundul serta menjaga kelestarian sumber daya air.

“Kita ingin belajar bagaimana Inggris membangun perkebunan yang sehat. Kita juga bercita-cita menjadikan sungai sebagai sarana transportasi, seperti yang sudah dilakukan di banyak negara maju,” katanya dengan semangat.

Komitmen ini menunjukkan tekad Jawa Barat untuk mengadopsi praktik-praktik terbaik dari Inggris, baik dalam melestarikan lingkungan maupun memajukan infrastruktur. Upaya tersebut diharapkan mampu menginspirasi perubahan positif yang berkelanjutan, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menjadi contoh bagi provinsi lain.

Diskusi di Bale Pakuan hari itu menandai langkah awal menuju kolaborasi yang diharapkan mampu membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan menyatukan ide-ide inovatif dari dua pihak, Jawa Barat kian optimis menciptakan masa depan yang lebih cerah, baik dalam aspek pendidikan maupun lingkungan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved