4 Kecamatan Ini Akan Jadi Kawasan Pertanian Terpadu di Majalengka

Empat kecamatan yang masuk dalam rencana besar ini adalah Lemahsugih, Argapura, Banjaran, dan Sindangwangi.

ahmad imam baehaqi/tribunjabar
PANEN RAYA - Presiden RI, Prabowo Subianto (kanan), saat berjalan usai memanen padi menggunakan combine harvester dalam rangkaian Panen Raya Serentak 14 Provinsi di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Senin (7/4/2025). 

Laporan Kontribur Adim Mubaroq

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka mengambil langkah untuk memperkuat sektor pertanian di antaranya membentuk Kawasan Pertanian Terpadu di empat kecamatan.

Bupati Majalengka Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena M. Ramdhan menjadikan langkah ini menjadi bagian dari program prioritas tematik kewilayahan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Majalengka.

Empat kecamatan yang masuk dalam rencana besar ini adalah Lemahsugih, Argapura, Banjaran, dan Sindangwangi. Masing-masing akan difokuskan pada pengembangan komoditas unggulan untuk mendukung kedaulatan pangan daerah dan nasional.

"Kita usulkan kawasan pertanian terpadu. Di empat klaster di Argapura, di Banjaran untuk sapi perah, Lemasugih untuk sayur-mayur dan Sindangwangi untuk komoditas beras. Jadi satu pembangunan kawasan pertanian terpadu," kata Kepala Bappedalitbang Majalengka, Yayan Somantri, saat berbincang dengan Tribun di Kantornya, Sabtu (17/5/2025).

Menurutnya, program ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam mendukung ketersediaan pangan dan program makan bergizi gratis.

Selain itu, upaya pengendalian lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) juga terus diperkuat agar lahan-lahan produktif tidak beralih fungsi.

Tak hanya kawasan pertanian, Pemkab Majalengka juga tengah mendorong transformasi besar di sektor distribusi hasil tani. Salah satu proyek unggulan yang diusulkan adalah mengubah Pasar Ternak Regional Bojong Cideres menjadi Pasar Induk Sayur Mayur berskala regional.

"Kita juga wacanakan pembangunan Pasar Tenak Regional Bojong Cideres menjadi pasar induk sayur mayur. Bupati care untuk itu. Terus dimasukkan di dalam target kinerja RPJMD untuk Pasar Tenak Regional Bojong Cideres," ujarnya.

Pemkab Majalengka juga sedang mengusulkan proyek-proyek strategis ke dalam revisi Nomor 87 Tahun 2021 Tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana Kawasan Jawa Barat bagian selatan.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved