Persib Bandung

Persita vs Persib Bandung: Bojan Hodak Bilang Pertandingan Sulit, Lawan Tim Mana Pun Selalu Berat

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, selalu mengatakan pertandingan sulit, sebelum atau setelah timnya berlaga pada Liga 1 2024/2025.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/ Lutfi Ahmad Mauludin
WAWANCARA - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak setelah melatih anak asuhnya, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (7/5/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, selalu mengatakan pertandingan sulit, sebelum atau setelah timnya berlaga pada Liga 1 2024/2025, begitu juga untuk menghadapi Persita Tangerang, Jumat (16/5/2025).

Menanggapi hal tersebut, Bojan mengatakan, lihat di Liga 1 saat ini, siapa pun bisa mengalahkan siapa pun.

"Kalau kamu lihat, kami kehilangan empat poin lawan Madura United. Kami kehilangan dua poin saat lawan Semen Padang di kandang," kata Bojan, setelah melatih anak asuhnya di Stadion SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (14/5/2025).

Saat Persib Bandung menghadapi Madura kerap berakhir imbang, saat tandang berakhir dengan skor 2-2. Dan saat bermain di kandang berakhir 0-0. 

Adapun saat main di kandang menghadapi Semen Padang berakhir dengan skor 1-1, padahal kedua tim tersebut berada di papan bawah.

"Kami juga kehilangan dua poin sekarang lawan Barito," kata Bojan.

Baca juga: Saddil Ramdani Bakal Ditemui Bojan Hodak, Rumor Bakal Gabung Persib Bandung Makin Santer

Adapun pertandingan menghadapi Barito saat bermain di kandang berakhir dengan skor 1-1, itu pun Persib baru bisa membalas gol di menit-menit akhir pertandingan.

"Itu semua tim yang sekarang ada di tiga terbawah klasemen. Kalau kamu lihat PSIS Semarang, kami beruntung bisa menang 1-0 di sana, kami main dengan 10 orang. Jadi, jujur saja, liga ini saya selalu bilang sangat berat," kata Bojan.

Memang pada laga tersebut, Persib harus bermain dengan 10 pemain, setelahnya Mateo Kocijan diganjar kartu merah setelahnya mendapat kartu kuning kedua di menit 41.

Walau demikian Persib yang kerap tampil tidak full team karena pemain intinya hampir selalu ada yang absen di setiap laga, tapi Persib masih bisa meraih hasil positif. 

Bahkan kini Persib sudah dipastikan juara, meski ada tiga laga sisa, dan kini hanya tersisa dua laga.

Baca juga: Jenis Pelanggaran Ciro Versi Komdis sehingga Tak Miliki Laga Perpisahan dengan Persib Bandung

Hal ini lantaran raihan poin Persib saat itu berjumlah 64 dipastikan tak akan ada yang bisa mengejarnya, denga tiga sisa laga. Sebab tim yang ada di bawahnya hanya memiliki poin 54.

Saat disinggung beberapa pemain kerap tak bisa bermain karena akumulasi kartu cedera dan lainnya, Bojan tetap tak jemawa.

"Yang paling mudah adalah menyebut beruntung, beruntung bisa menang dua musim berturut-turut. Itu artinya sangat banyak keberuntungan, mudah saja dijelaskan, tak perlu bicara taktik, tak perlu yang lain," ucapnya sambil tersenyum. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved