Keracunan Massal di Bandung
Konsumsi Menu MBG yang Sama, Mengapa Siswa SMAN 19 Bandung Tak Keracunan? Ini Penjelasan Wali Kota
Menurut Farhan, kejadian ini menjadi pelajaran semua untuk lebih ketat pengawasan.
TRIBUNJABAR.ID , BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan merasa prihatin, sedih, kaget, gelisah tak enak hati saat mendengar ada ratusan pelajar SMPN 35 Bandung keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Ada 30 kelas pelajar SMPN 35 Bandung keracunan, saya langsung koordinasi dengan semua pihak dan mengecek kondisi pelajar," ujar Farhan di Pendopo,Kamis (01/05/2025).
Menurut Farhan, kejadian ini menjadi pelajaran semua untuk lebih ketat pengawasan.
"Pemkot Banding tak punya wewenang untuk mengganti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Pemkot hanya bisa mengawasi, tak punya wewenang mengganti SPPG karena yang menunjuk bukan Pemkot Bandung, " ujar Farhan.
Farhan mengatakan, keracunan menimpa SMP 35 sedangkan SMAN 19 memakan menu yang sama, selamat dari keracunan karena ketika mencium makanan basi tidak dimakannya.
Menurut Farhan perlu juga edukasi kepada anak-anak jika menerima makanan basi jangan dikonsumsi.
Cara mengawasi MBG, operasionalnya, bahan makanan dan kebersihan.
"Walau tidak punya kewenangan menindak tapi Pemkot akan mengawasi lebih ketat karena yang mengkonsumsi makanan warga Kota Bandung," ujar Farhan.
Farhan menegaskan, sebagai Wali Kota memiliki kewajibannya untuk melindungi warganya.
"Saya sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pangan dan Disdagin untuk mengawasi ketat MBG demi keselamatan anak anak," ujarnya.
Farhan merasa lega, korban keracunan sudah pada pulih tidak ada korban yang dirawat," ujarnya. (*)
Laporan Wartawan TribunJabar.id Tiah SM
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.