Minggu, 24 Mei 2026

Cara Cek HP Support eSIM di Android dan iPhone, Mudah Tinggal Buka Pengaturan

Simak cara mengecek apakah ponsel atau HP support eSIM di Android dan iPhone berikut ini.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Canva
PONSEL iPHONE - Ilustrasi cara mengecek apakah ponsel atau HP support eSIM di Android dan iPhone. 

TRIBUNJABAR.ID - Simak cara mengecek apakah ponsel atau HP support eSIM di Android dan iPhone berikut ini.

Belakangan ini, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid tengah mengajak masyarakat untuk berpindah dari kartu SIM biasa ke eSIM atau migrasi eSIM.

Adapun, eSIM adalah singkatan dari Embedded Subscriber Identity Modul atau Embedded SIM.

Sesuai dengan namanya, eSIM adalah teknologi SIM yang tertanam langsung di HP yang tidak membutuhkan kartu fisik.

Berbeda dengan kartu SIM yang harus dipasang di slot, pemasangan eSIM hanya butuh aktivasi melalui ponsel.

Kendati demikian, tidak semua HP mendukung atau support penggunaan eSIM ini.

Saat ini, eSIM hanya bisa digunakan di HP tertentu.

Lantas, bagaimana mengecek HP support eSIM di Android dan iPhone?

Baca juga: Cara Migrasi eSIM Telkomsel, Indosat, dan XL, Bisa Langsung Aktivasi Lewat Pengaturan HP

Cara Cek eSIM Android

1. Buka pengaturan

2. Pilih menu "Kartu SIM & jaringan seluler" atau sejenisnya

3. Gulir ke bawah, cari opsi "Kelola eSIM"

4. Jika terdapat opsi tersebut, HP Android yang dipakai pengguna telah mendukung eSIM

Cara Cek eSIM iPhone

1. Buka pengaturan

2. Pilih menu pengaturan "Cellular" atau "Seluler"

3. Pilih opsi "Add eSIM"

4. Jika terdapat opsi tersebut, maka iPhone pengguna sudah mendukung eSIM.

Alasan Komdigi Minta Masyarakat Migrasi eSIM

Menkomidgi Meutya Hafid menyebut pemakaian eSIM bisa melindungi pengguna dari berbagai ancaman dan kejahatan digital.

"eSIM adalah solusi masa depan. Dengan integrasi sistem digital dan pendaftaran biometrik, teknologi ini memberikan perlindungan ganda terhadap penyalahgunaan data serta kejahatan digital yang marak seperti spam, phishing, dan judi online," ujar Meutya, Sabtu (12/4/2025), dikutip dari Kompas.com.

Menurut Meutya, salah satu jenis kejahatan digital yang bisa dicegah lewat e-SIM adalah pemakaian banyak nomor HP alias kartu SIM dalam satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk penipuan dan sejenisnya.

Baca juga: Pertama di Indonesia, Mau Pakai eSIM Smartfren Cukup Telepon ke Call Center 08811223344

Selain meningkatkan keamanan data pribadi, teknologi ini, lanjut Meutya, juga bisa memperkuat ekosistem Internet of Things (IoT) dan mendukung efisiensi operator seluler, utamanya di aspek operasional macam distribusi kartu SIM fisik.

Saat ini, Meutya mengatakan migrasi dari kartu SIM ke eSIM belum bersifat wajib.

Namun, dia mengimbau masyarakat dengan perangkat yang sudah mendukung e-SIM untuk segera beralih dan memanfaatkan layanan tersebut.  

Adapun penggunaan eSIM memang membutuhkan perangkat yang mendukung layanan tersebut. 

Smartphone yang belum mendukung eSIM hanya bisa dipasangi dengan kartu SIM fisik biasa. 

Ke depannya, Meutya mengatakan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan menerbitkan Peraturan Menteri (Permenkomdigi) baru terkait eSIM.

Permenkomdigi ini nantinya akan memperketat pengawasan terhadap pembatasan pemakaian jumlah eSIM, sekaligus memperkuat aspek verifikasi identitas dalam proses registrasi eSIM untuk meminimalisir kejahatan digital. 

Terkait layanan eSIM, Meutya juga mengapresiasi operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan Smart Telecom yang telah menyediakan layanan migrasi ke e-SIM, baik di gerai maupun secara daring.  

Ia berharap semua operator seluler di Indonesia tetap aktif mengedukasi masyarakat dalam kampanye migrasi sebagai bagian dari Gerakan Nasional Kebersihan Data Digital.

"Gerakan ini adalah untuk keamanan kita bersama. Migrasi e-SIM dan pembaruan data pelanggan akan menjadi fondasi penting menuju ruang digital Indonesia yang lebih sehat dan terpercaya," pungkas Meutya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menkomdigi Minta Masyarakat Migrasi dari Kartu Seluler Fisik ke e-SIM".

Baca artikel menarik lainnya di Tribunjabar.id.

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved