Selasa, 19 Mei 2026

Wali Kota Bandung, Farhan Minta ASN yang Mangkir Tanpa Alasan Jelas Diberi Sanksi

Menurut Farhan, sebagian ASN yang tidak hadir ini tetap akan dicek ulang oleh tim kepegawaian.

Tayang:
Penulis: Tiah SM | Editor: Ravianto
tiah sm/tribunjabar
HALAL BIHALAL - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan bersiap Halal Bihalal bersama para ASN Pemerintah Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Selasa (08/04/2025). 

TRIBUNJABAR.ID , BANDUNG - Sekitar 99 Persen Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung hadir tepat waktu pada hari pertama masuk kerja setelah libur Idulfitri.
 
"Hasil absensi hari ini menunjukkan hampir semua hadir. Hanya satu persen yang masih kita telusuri, dan sebagian datanya masih ada di Asda 3,” ujar  Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat menggelar Halal Bihalal bersama para ASN  Pemerintah Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Selasa (08/04/2025).

Menurut Farhan, sebagian ASN yang tidak hadir ini tetap akan dicek ulang oleh tim kepegawaian.

Farhan menyebut kedisiplinan sebagai wujud profesionalisme ASN.

Untuk itu, Farhan meminta mengimbau seluruh pimpinan OPD hingga camat dan lurah untuk memastikan kehadiran penuh para bawahannya. 

“Berikan sanksi jika memang ada yang mangkir tanpa alasan jelas,” ujarnya tegas.

Meski demikian, Farhan menyampaikan apresiasinya atas semangat kerja para ASN yang telah hadir tepat waktu dan mengikuti apel pagi. 

Farhan memastikan, dirinya bersama Wakil Wali Kota Erwin akan turun langsung mengunjungi kecamatan-kecamatan dalam rangka mengecek kesiapan pelayanan.

Namun ia menegaskan bahwa hal ini bukanlah sidak, melainkan “ulin,” atau kunjungan santai untuk melihat kondisi riil lapangan.

Ia menjelaskan, kegiatan “ulin” ini menjadi penting karena pelayanan publik tidak boleh terganggu usai libur panjang. 

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan tetap berjalan optimal dari H+1,” jelas Farhan.

Farhan menegaskan ASN Kota Bandung harus menjadi panutan dalam hal tanggung jawab, integritas, dan ketangguhan. 

“Tidak ada ruang untuk ASN yang malas atau tidak disiplin. Kita harus jadi pelayan masyarakat yang bisa diandalkan,” tutupnya. (tiah sm).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved