220 Kecelakaan Terjadi di Jabar selama Arus Mudik-Balik Lebaran, 59 Orang Meninggal Dunia
Jumlah kecelakaan dalam arus mudik - balik lebaran di wilayah Jawa Barat sejak 23 Maret sampai 5 April 2025 mengalami penurunan dibanding 2024
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, mencatat terjadi 220 kecelakaan hingga menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dan luka berat serta ratusan orang luka ringan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.
Namun angka kecelakaan dalam arus mudik dan arus balik lebaran di wilayah Jawa Barat sejak 23 Maret sampai 5 April 2025 tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2024.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, Dhani Gumelar mengatakan, data angka kecelakaan selama arus mudik dan arus balik lebaran tersebut didapatkan dari aparat kepolisian.
"Dari data kepolisian, jumlah kejadian kecelakaan pada tahun 2025 mencapai 220 dengan rincian, korban meninggal dunia mencapai 59 orang, luka berat 64 orang, luka ringan 292 orang," ujar Dhani, Minggu (6/4/2025).
Baca juga: Aman Selamat dari Maut, Mobil Oleng Tiba-tiba Seruduk Bengkelnya di Jalur Pantura Indramayu
Sedangkan tahun 2024, kata Dhani, jumlah kecelakaan mencapai 397, dengan rincian korban meninggal dunia 193, luka berat 39 dan ringan 487. Sehingga jumlah kecelakaan mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024.
"Jika dipresentasekan, jumlah kejadian kecelakaan dari tahun 2024 ke 2025 mengalami penurunan 45 persen," katanya.
Kecelakaan tersebut terjadi di jalur tol dan jalan arteri wilayah Jawa Barat. Untuk tingkat kecelakaan di tol, pada tahun ini tercatat tujuh kejadian dengan rincian di Tol Japek satu orang meninggal dan dua luka ringan dua.
Kemudian, Tol Cipali ada empat kejadian dengan rincian korban meninggal tiga orang, luka ringan 11. Lalu di Tol Purbaleunyi jumlah kecelakaan dua, meninggal satu, luka ringan 7, sedangkan di Tol Jagorawi dan Cisumdawu tidak ada kejadian.
"Jika ditotal ada tujuh peristiwa kecelakaan, lima meninggal, 20 luka ringan," ucap Dhani.
Sedangkan di jalan arteri jumlah kecelakaan tercatat ada 213 peristiwa dengan rincian 54 orang, luka berat 64 orang, dan luka ringan 272 orang.
Jalur Arteri Barat ada 45 kecelakaan, meninggal 18, luka berat 18, luka ringan 53. Kemudian jalur Arteri Utara/Pantura, kecelakaan 64 kejadian, korban meninggal 14, luka berat 24, luka ringan 75.
Baca juga: Kisah Arif, Dulu Viral Istrinya Tertinggal saat Mudik, Kini Berjuang Lawan Kanker Usus Stadium 2
"Arteri tengah, kecelakaan 68, meninggal 15, luka berat 15, luka ringan 97. Arteri selatan, kecelakaan 36, meninggal tujuh, luka berat tujuh, ringan 47," katanya.
| Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 12 April 2025 di SPBU Se-Indonesia, Cek Pertamax |
|
|---|
| Rayakan Ultah ke-55 Tahun, Dedi Mulyadi Nyatakan Janji Tak Menikah Sampai Ni Hyang Dewasa |
|
|---|
| PLN Hadirkan Terang di Pelosok Cianjur, Masjid Kini Lebih Nyaman untuk Ibadah dan Kegiatan Warga |
|
|---|
| Perempuan Muda Pengendara Motor Jadi Korban Tabrak Lari di Sukabumi, Pelaku Sempat Berhenti |
|
|---|
| Warga Purwakarta Apresiasi Layanan Kecamatan yang Tetap Buka di Tengah Kebijakan WFH Jumat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Petugas-membantu-korban-kecelakaan.jpg)